Politik
Fadli Zon dan Adian Napitupulu Cerita Inspirasi Abraham Lincoln bagi Jokowi dan Prabowo
Anggota DPR RI Faldi Zon dan Adian Napitupulu mengungkap kebaikan dan kejelekan yang pada Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi).
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOGOR - Anggota DPR RI Faldi Zon dan Adian Napitupulu mengungkap kebaikan dan kejelekan yang pada Presiden RI Joko Widodo ( Jokowi).
Adian Napitupulu secara gamblang mengungkap kejelekan Jokowi, dan Fadli Zon pun tak ragu menyamakan Jokowi dengan sosok Abraham Lincoln.
Fadli Zon mengatakan, hal yang bagus dari seorang Jokowi adalah niatnya.

"Niatnya bagus, perlu orang-orang yang duduk di tempat yang tepat, misalnya menterinya harus tepat, timnya harus kuat," kata Fadli Zon, dalam acara Talk Show Bogor Doloe dan Sekarang, di Studio TribunnewsBogor.com, Jumat (3/6/2022).
Ia pun kemudian memberikan contoh saat ada kasus kelangkaan minyak goreng.
"Misal kasus minyak goreng, untuk apa minta maaf kan yang salah menterinya, harusnya ada tindakan ada sanksi. Dalam sejumlah hal itu ada yang perlu diteruskan ada yang perlu dikoreksi, kalau perlu dikoreksi yang kita koreksi," jelas Fadli Zon.
Fadli Zon pun mengungkap kalau dirinya tak ragu mendukung sikap Jokowi jika memang benar.
"Kalau bagus yah kita dukung. Bukan semuanya yang dilakukan itu salah, atau benar," jelasnya lagi.
Tak hanya itu, Adian Napitupulu juga tak segan mengungkap kejelekan yang ada pada diri Jokowi.
Baca juga: Cerita Leti, Penjual Nasi Kuning di Manado, Sukses Kuliahkan 3 Anak
Baca juga: Koalisi Indonesia Bersatu Dorong Perubahan Lebih Baik, Buka Ruang Parpol Lain Gabung
"Jeleknya jokowi, salah satunya pemaaf," kata Adian Napitupulu yang duduk di samping Fadli Zon.
Adian mencontohkan saat Jokowi memaafkan lawan politiknya yang telah menyerang dirinya.
"Saya tanya Pak Presiden, lho gak bisa mas Adian semua orang harus punya kesempatan di republik ini bahkan yang menyerang sekali pun," kata Adian mencontohkan perkataan Jokowi.
Ia pun heran dengan sikap sang presiden tersebut, bahkan sampai menyinggung nama Prabowo Subianto.
"Apa harus sepemaaf itu, rival politiknya diajak sama-sama, Prabowo jadi menteri, Sandiaga Uno jadi menteri. Menurut saya, pemenang sejati adalah mereka yang kemudian mengangkat lawannya yang sudah terjatuh," kata Adian.
"Nah itu yang menurut saya keren, yang mungkin Prabowo tidak miliki," tegas Adian lagi.
Pernyataan Adian itu pun kemudian langsung ditanggapi oleh Fadli Zon.