Breaking News
Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Travel

Pantai Mahembang, Surga Tersembunyi di Kabupaten Minahasa

Di Pantai Mahembang, Kecamatan Kakas, pengunjung bisa naik ke tebing dan mengambil foto dari ketinggian.

Tayang:
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Pantai Mahembang, Minahasa. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memang terkenal dengan banyaknya pantai indah.

Salah satunya yakni ada di Kabupaten Minahasa, tepatnya di Desa Mahembang, Kecamatan Kakas.

Pantai Mahembang, begitu masyarakat menamainya.

Selain punya hamparan pasir putih yang indah.

Pantai Mahembang, Minahasa.
Pantai Mahembang, Minahasa. (tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Di Pantai Mahembang, pengunjung bisa naik ke tebing dan mengambil foto dari ketinggian.

Bukan hanya itu, air pantai Mahembang juga terlihat sangat biru jika berada dari ketinggian.

Hal ini menandakan jika kebersihan pantai Mahembang masihlah sangat terjaga.

Jika anda ingin berpetualang ke Pantai Mahembang bisa menyewa mobil dari Kota Manado, dan menempuh perjalanan sekitar 3 jam.

Karcis masuk di Pantai Mahembang sangatlah murah.

Bagi kendaraan roda dua, hanya dipatok Rp 7000 saja.

Sedangkan kendaraan roda empat sekitar Rp 15.000.

Pantai Mahembang, Minahasa.
Pantai Mahembang, Minahasa. (tribunmanado.co.id/Nielton Durado)

Menurut Tika Lambiu, Pantai Mahembang sangatlah cocok untuk rekreasi keluarga.

"Bisa bawa makanan sendiri juga, tapi di pantai Mahembang juga ada yang jualan," ujar warga Bolmong tersebut ketika ditemui Tribun Manado, Kamis 2 Juni 2022. 

Bukan hanya itu, wanita 22 tahun ini mengatakan rela menempuh perjalanan 4 jam lebih untuk mampir ke Pantai Mahembang.

"Tahunya dari internet, karena sangat keren waktu dibagikan teman-teman," aku dia.

Sementara itu Magdalena Tuter, salah satu warga Mahembang mengatakan jika sebelum Pandemi Virus Corona, sangat banyak masyarakat datang ke Pantai Mahembang.

"Dulu akhir pekan sampai 1000-an orang yang datang. Tapi semenjak Corona, pengunjungnya turun drastis," tegasnya.

Ia membeberkan pengunjung yang datang tak hanya ingin bertamasya.

"Ada juga yang prewedding, dan jalan-jalan dengan pasangan masing-masing," aku dia.

Ia berharap keadaan bisa kembali normal, sehingga pengunjung bisa lebih banyak lagi.

"Karena wisata ingin sangat membantu perekonomian masyarakat di desa Mahembang," tegasnya. (Nie)

Hyundai Ramaikan Legislative SulutGo Expo 2022, DP 10 Persen dan Subsidi Trade in Rp 2,5 Juta

Sosok Kopda Suparlan, Anggota Kopassus Nekat Hadapi Ratusan Tentara Fretilin Sendiri Hingga Tewas

Pemkot Tomohon Manfaatkan Limbah PLTU Amurang untuk Bangun Sarana Penunjang TIFF

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved