Berita Bolmong
6 Peristiwa Longsor yang Terjadi di Jalur Kotamobagu Bolmong
Enam peristiwa longsor ini masing-masing terjadi di Desa Lobong, Desa Komangaan, Kecamatan Passi Barat, dan Kelurahan Mongkonai.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jalan penghubung antara Kabupaten Bоlmоng-Kotamobagu, seakan jadi langganan peristiwa longsor.
Dari data yang diperoleh oleh Tribunmanado.co.id, sejak Januari hingga Mei 2022, sudah ada enam peristiwa longsor yang terjadi di jalur tersebut.
Enam peristiwa longsor ini masing-masing terjadi di Desa Lobong, Desa Komangaan, Kecamatan Passi Barat, dan Kelurahan Mongkonai.
Longsor yang paling parah terjadi di Desa Komangaan dan Kelurahan Mongkonai belum lama ini.
Bahkan hingga saat ini revitalisasi longsor di Desa Komangaan masih terus dilakukan.
Hal ini sebagai upaya pemerintah Kabupaten Bоlmоng untuk mencegah terjadinya longsor susulan.
Revitalisasi yang dimaksud adalah memotong sebagian bukit yang ada di desa Komangaan Bolmong.
"Sejak Januari memang sudah ada enam kali longsor di jalur ini. Karena memang banyak bukit sepanjang jalur Kotamobagu dan Bolmong," ucap Kepala BPBD Bolmong Sahril Mokoagow.
Sebelumnya diketahui, longsor kembali terjadi di jalur AKD tepatnya di Kecamatan Passi, Kabupaten Bоlmоng, Selasa 31 Mei 2022.
Kali ini material longsor menutupi sebagian besar badan jalan yang ada di jalur Kotamobagu-Bolmong.
Longsor ini juga membuat arus lalu lintas dari arah Kotamobagu menuju Bolmong dan sebaliknya terhenti sementara waktu. (Nie)
• Cara Mudah Mengetahui Buta Warna atau Tidak, Ternyata Pria Berisiko Lebih Tinggi daripada Wanita
• Atlet Taekwondo Mitra Borong Medali di North Halmahera Taekwondo Open Championship 2022
• VIDEO Sosok Heinrich, Bule Swiss yang Selamatkan Anak Ridwan Kamil di Sungai Aare
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Longsor-yang-terjadi-di-jalur-AKD-Bolmong-Kotamobagu-567.jpg)