Liga Italia
Sassuolo 0-3 AC Milan: Akhiri Dahaga 11 Tahun Tanpa Scudetto Rossoneri, Medali Pengganti Tuan Pioli
Pesta itu terbilang lama untuk berulang. Butuh 11 tahun bagi AC Milan untuk kembali meraih Scudetto.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MILAN - Pesta itu terbilang lama untuk berulang. Butuh 11 tahun bagi AC Milan untuk kembali meraih Scudetto.
Tak mudah memang, dan itu dihadirkan sang juru taktik bernama Stefano Pioli.
Ketika pertama datang ke markas AC Milan, Stadion San Siro pada Oktober 2019, Stefano Pioli disambut dengan tagar #PioliOut. Tagar itu jadi tren di media sosial selama berhari-hari.
Baca juga: Bupati Minut Joune Ganda Ucapkan Selamat Hut ke 52 pada Wali Kota Manado Andrei Angouw
Baca juga: Brahim Diaz Punya Rekor Lebih Mentereng dari Cristiano Ronaldo Usai Antar AC Milan Scudetto
Banyak Milanisti saat itu menilai Pioli adalah pengganti yang buruk. Dianggap hanya jadi alternatif dadakan setelah mereka gagal menggaet Luciano Spaleetti yang masih terikat kontrak dengan Inter Milan, meski posisinya kemudian diganti Antonio Conte.

Seiring berjalannya waktu, Pioli mulai bisa mencuri hati Milanisti. 2,5 tahun kemudian, ketika AC Milan menggebuk Atalanta 2-0 di San Siro di pekan ke-37, Pioli benar-benar telah membuat para fan Milan jatuh cinta.
Namanya dielu-elukan di seantero stadion. Lagu "Freed" dari Desire dilantukan dengan lariknya diubah menjadi "Pioli is on fire."
Minggu (22/5) malam, AC Milan menggebuk Sassuolo 0-3 di Stadion Mapei lewat brace Olivier Giroud, dan satu dari Franck Kessie, yang semuanya tercipta di babak pertama.
Tambahan tiga poin ini memastikan Milan juara Serie A dengan 86 poin. Inter Milan, yang di saat bersamaan mengalahkan Sampdoria 3-0, berada di posisi kedua dengan 84 poin.
Itu adalah Scudetto pertama Milan dalam 11 tahun, dan yang ke-19 dalam sejarah klub. Pesta besar-besaran pun digelar. Di Stadion Mapei, juga di jalanan kota Milan.
Striker senior Milan, Zlatan Ibrahimovic bersama Tiemoue Bakayoko tampak mengisap cerutu, dan meneguk botol sampanye. Sedang bintang muda Rafael Leao terus menangis haru saat memegangi trofi pertamanya.

Bek fenomenal Theo Hernandez kemudian menyemprotkan sampanye kepada sang bos, Pioli yang juga larut dalam euforia merayakan gelar scudeto pertamanya.
Saking gembiranya Pioli, dia sampai tak sadar medali juara yang dikalungkan di lehernya ternyata hilang dicuri orang.
Ini membuat mantan pelatih Fiorentina tersebut harus pulang ke Milan tanpa membawa medali juara Serie A. Dia pun sampai meminta medali pengganti kepada pihak Serie A.
"Medali juara saya dicuri, seseorang melepaskannya dari leher saya. Jika saya bisa meminta pengganti, saya akan berterima kasih, itu satu-satunya yang saya miliki, "ujar Pioli dikutip dari La Repubblica.
Para pendukung Milan pun ramai-ramai mengutuk sang pencuri. Mereka mendesak agar sang pencuri segera mengembalikan medali juara kepada Pioli.