Amalan dan Doa

Diajarkan Nabi Muhammad SAW, Berikut Niat Tayamum hingga Tata Caranya

Yang sangat penting dicatat adalah, tayamum dilakukan ketika air sama sekali tidak ada. 

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Istimewa/TribunKaltim
Ilustrasi wudhu tayamum. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bila air tidak ada, bolehlah kita bertayamum sebagai pengganti wudhu.

Tayamum adalah berwudhu dengan menggunakan debu.

Namun yang penting dicatat adalah, tayamum dilakukan ketika air sama sekali tidak ada. 

Bacaan Niat Wudhu Tayamum:

نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لاِسْتِبَاحَةِ الصَّلاَةِ فَرْضً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitut Tayammuma Listibaahatish Sholaati Fardhol Lillahi Ta’alaa

Arti: “Aku berniat melakukan tayamum agar dapat mengerjakan salat fardhu karena Allah Taala.”

Sementara sunah untuk melakukan tayamum antara lain membaca basmallah, mendahulukan tangan kanan lalu yang kiri.

Selain itu tiuplah debu yang ada di tangan sebelum melakukan tayamum dengan tujuan debu semakin tipis.

Tata Cara Tayamum

Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi was sallam dalam hadits Ammar bin Yasir rodhiyallahu ‘anhu,

بَعَثَنِى رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – فِى حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ ، فَلَمْ أَجِدِ الْمَاءَ ، فَتَمَرَّغْتُ فِى الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ، فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَقَالَ « إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَصْنَعَ هَكَذَا » . فَضَرَبَ بِكَفِّهِ ضَرْبَةً عَلَى الأَرْضِ ثُمَّ نَفَضَهَا ، ثُمَّ مَسَحَ بِهَا ظَهْرَ كَفِّهِ بِشِمَالِهِ ، أَوْ ظَهْرَ شِمَالِهِ بِكَفِّهِ ، ثُمَّ مَسَحَ بِهِمَا وَجْهَهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi was sallam mengutusku untuk suatu keperluan, kemudian aku mengalami junub dan aku tidak menemukan air.

Maka aku berguling-guling di tanah sebagaimana layaknya hewan yang berguling-guling di tanah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved