Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

BRI

BRI Pacu Digitalisasi Kawasan Megamas Manado Lewat Penggunaan QRIS dan Brimo

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Manado terus mendorong ekosistem digital.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Senior Senior Executive Vice President (SEMV) BRI, Anik Hidayati bersama Direksi Megamas, nasabah, pelaku UMKM yang berada di Kawasan Megamas Manado, Rabu (18/05/2022). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office Manado terus mendorong ekosistem digital.

Upaya itu diwujudkan dengan memacu penggunaan QRIS BRI dan BRI Mobile (Brimo).

Secara khusus, BRI mendorong penggunaan QRIS BRI oleh pelaku usaha, khususnya UMKM di Kawasan Megamas Manado.

Terkait upaya itu Senior Executive Vice President (SEMV) BRI, Anik Hidayati bertemu dengan Direksi Megamas, pelaku UMKM, nasabah yang sehari-hari beraktivitas di kawasan pusat bisnis terbesar di Sulut itu.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu berlangsung di Clint Food Megamas, Rabu (18/05/2022) siang.

Regional CEO BRI Manado, John Sarjono mengungkapkan, dengan QRIS merchant pelaku UMKM diberi kemudahan.

Hanya dengan satu QR code, bisa terkoneksi dengan berbagai berbagai penyedia jasa sistem pembayaran seperti OVO, Link Aja dan aneka dompet digit.

"Demikian pula, dana langsung masuk ke rekening. Tidak butuh dana tunai. Saat butuh pencatatan, rekapnya mudah setiap bulan," kata Sarjono.

Demikian pula, nasabah BRI pun dimudahkan dengan layanan BRI Mobile (Brimo). Pembayaran sangat mudah dengan QRIS BRI.

"Tanpa perlu login, tinggal scan via Brimo bisa langsung transaksi," jelasnya.

Katanya, upaya mendorong ekosistem digital itu sebagai komitmen BRI mendorong masyarakat ekonomi digital yang di dalamnya termasuk Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Bersamaan dengan itu, BRI mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di Kawasan Megamas lewat pemberian fasilitas pembiayaan usaha.

"Sebagian besar merchant, tenant di Megamall maupun di area kawasan kami bantu lewat pembiayaan KUR," katanya.

Katanya, KUR adalah fasilitas pembiayaan usaha yang disubsidi pemerintah dengan bunga sangat kecil 6 persen setahun.

"Tujuannya agar pelaku UMKM bisa naik kelas, meningkatkan skala usahanya," jelas Sarjono lagi.

Terpisah, Amelia Tingkat, Direksi Megamas Manado menyatakan, pihaknya sejalan dengan visi BRI.

"Sekarang sudah saatnya pindah ke nontunai. Transaksi cashless memberikan efisiensi dan kemudahan," kata Amelia

Katanya, digitalalisasi sistem pembayaran sangat membantu dalam transaksi.

"Selain cepat, aman dari sisi kesehatan. Nontunai sangat tepat di masa pandemi saat ini," kata Amelia lagi.(ndo)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved