Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bulan Purnama

Makna Purnama Dalam Lontar, Umat Hindu Diharapkan Lakukan Hal ini

Sebab saat bulan Purnama, diyakini Bhatara Parameswara atau Sang Hyang Purusangkara bersama saktinya.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bulan purnama atau purnacandra adalah salah satu fase bulan di mana bulan terletak di belakang bumi ditinjau dari matahari.

"Purnama" berasal dari bahasa Sanskerta: pūrṇimā.

Karena satu fase bulan lamanya 29,5 hari, maka bulan purnama biasanya terjadi di antara hari ke-14 dan 15 dalam kalender lunar.

Berbicara soal purnama, hari ini, Minggu 15 Mei 2022, umat Hindu merayakan hari Purnama.

Khususnya Purnama Jiyestha.

Purnama adalah waktu terakhir pada paroh terang, dan waktu awal pada paroh gelap.

Oleh sebab itu, purnama dianggap waktu sakral.

Sebab saat bulan Purnama, diyakini Bhatara Parameswara atau Sang Hyang Purusangkara bersama saktinya.

Kemudian diiringi para dewa, dan bidadari-bidadari serta roh leluhur melakukan yoga.

Demikianlah dijelaskan di dalam lontar Sundarigama.

Pada setiap Purnama, diyakini pula Dewa Bulan melakukan yoga.

Oleh sebab itu, umat Hindu diharapkan membuat persembahan sesuai kemampuan.

Untuk dihaturkan kehadapan para dewa, terutama kepada Dewi Bulan.

Sesajen yang dipersembahkan saat Purnama, adalah penek kuning dengan lauk daging ayam putih siungan panggang.

Prayascita luih, reresik, dilengkapi segehan agung satu tanding.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved