Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Amanda Khairunnisa Adik Maudy Ayunda, Cantik dan Cerdas Seperti Sang Kakak

Sama halnya dengan sang kakak, Amanda Khairunnisa juga punya bakat dalam dunia tarik suara, musik, dan akting.

Editor: Alpen Martinus
Instagram/@akhairunnisa
Amanda Khairunnisa, adik kandung Maudy Ayunda. 

Maudy Ayunda sendiri merupakan anak pertama dari pasangan Mauren Jasmedi dan Didit Jasmedi.

Maudy Ayunda mengawali kariernya di usia muda.

Pada 2005, Maudy Ayunda membintangi film pertamanya yang berjudul “Surat Untuk Rena” di usia yang baru menginjak 11 tahun.

Di film itu, Maudy Ayunda berperan sebagai Rena yang merupakan tokoh utama.

Berkat aktingnya tersebut, Maudy Ayunda meraih penghargaan Aktris Utama Terpilih di Festival Film Jakarta pada 2006.

Ia berhasil meraih penghargaan setelah mengalahkan aktris papan atas lainnya, seperti Nirina Zubir dan Titi Kamal.

Tidak berpuas diri, Maudy Ayunda kembali membintangi sejumlah film ternama seperti “Tendangan dari Langit”, “Perahu Kertas” yang merupakan adaptasi dari novel karya Dee lestari, dan Habibie Ainun 3 di mana Maudy Ayunda memerankan Ibu Ainun, isteri mantan presiden Indonesia ketiga, BJ Habibie.

Kendati memiliki karier yang cemerlang, Maudy Ayunda tidak melupakan kewajibannya untuk belajar.

Ia bertolak ke Inggris untuk menempuh pendidikannya di Oxford University.

Oxford University merupakan salah satu kampus terbaik di dunia.

Pada 2022, kampus tersebut menempati peringkat kedua sebagai kampus terbaik di dunia berdasarkan QS World University Rankings.

Di Oxford University, Maudy Ayunda mengambil pendidikan S1 jurusan PPE (Politic, Phylosophy, and Economics).

Ia berhasil menyelesaikan studinya hanya dalam waktu tiga tahun. 

Tak hanya sampai S1, Maudy Ayunda melanjutkan pendidikan S2.

Tak tanggung-tanggung, saat itu ia juga dinyatakan diterima di Harvard University untuk jurusan pendidikan.

Diterima di dua kampus ternama, Maudy Ayunda akhirnya memutuskan untuk memilih Stanford University sebagai tempat belajarnya.

Di Stanford, ia mengambil dua jurusan sekaligus, yakni Administrasi Bisnis dan Pendidikan.

Dua jurusan tersebut berhasil ditaklukannya hanya dalam waktu 2 tahun.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved