Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

Kepala Dinkes Sitaro dr Semuel Raule Ajak Masyarakat Sukseskan Program BIAN

Pemerintah bakal menggenjot pelaksanaan imunisasi bagi anak-anak melalui program Bulan Imunisasi Anak Nasional atau BIAN pada Mei 2022

Tayang:
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sitaro, dr Semuel Raule. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemerintah bakal menggenjot pelaksanaan imunisasi bagi anak-anak melalui program Bulan Imunisasi Anak Nasional atau BIAN pada Mei 2022 ini.

BIAN adalah kegiatan untuk melengkapi imunisasi anak, dalami upaya percepatan dari ketertinggalan cakupan peserta imunisasi rutin pada anak selama pandemi COVID-19.

Terkait program ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) meminta seluruh masyarakat, khususnya orang tua untuk mensukseskan jalannya program dimaksud.

"Kami berharap agar nantinya masyarakat dapat membawa anak-anak untuk diimunisasi ke Puskesmas atau pos pelayanan yang akan disiapkan," kata Raule belum lama ini.

Sebagai persiapan, Raule bilang pihaknya telah mengambil sejumlah langkah dalam rangka mensukseskan program BIAN seperti sosialisasi dan edukasi ke masyarakat.

"Karena ini juga dilaksanakan mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota termasuk di Sitaro. Makanya sosialisasi sudah kami lakukan sejak awal," ungkap Raule.

"Sesuai rencana, program ini akan mulai tanggal 9 Mei. Tapi untuk tanggal pastinya nanti akan kita sampaikan kembali kepada masyarakat," katanya lagi.

Dia menjelaskan, BIAN adalah kegiatan untuk melengkapi imunisasi anak, dalam upaya percepatan dari ketertinggalan cakupan peserta imunisasi rutin pada anak.

"Misalnya untuk eradikasi atau mencapai Indonesia bebas rubela, campak dan penyakit lainnya, termasuk untuk peningkatan imun tubuh," jelas Raule.

Sehingga dalam kegiatan ini ada imunisasi tambahan satu dosis untuk cegah campak dan rubela dan imunisasi kejar bagi balita yang belum lengkap. "Jika anak belum dapat imunisasi akan rentan dengan penyakit, cacat, bahkan meninggal," tambahnya.

Selain sosialisasi ke masyarakat, dia juga mengingatkan setiap puskesmas agar menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan ini. "Tentunya semua pihak diharapkan terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini, termasuk puskesmas sebagai pelaksana," kuncinya. (HER)

Baca juga: Foto Selfie Bareng Megawati, Sinyal Duet Prabowo-Puan Pilpres 2024 Makin Kuat, Netizen Siap Dukung

Baca juga: Pantas Rachel Vennya Menyesal Ungkap Perasaan di Medsos, Ternyata Ada Hal yang Terkuak

Baca juga: Pemkot Bitung dan PT Pembangunan Jaya Ancol, Seriusi Investasi Sektor Pariwisata

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved