Kabar Kiki Fatmala Pasca Divonis Kanker Paru Stadium 4, Kerap Menangis dan Tak Bisa Tidur
Sementara itu, Kiki Fatmala sempat ogah menjalani kemoterapi karena takut dengan rambut botak.
Christopher mengaku saat itu siap jika Kiki dipanggil Tuhan.
"Kalau kamu meninggal, kamu dengan Tuhan. I'm here, you go. You wait for me," ujar Christopher.
Kemoterapi
Sementara itu, Kiki Fatmala sempat ogah menjalani kemoterapi karena takut dengan rambut botak.
Dengan begitu, Kiki Fatmala ingin menjalani metode targeted therapy, meminum obat selama hidup tetapi harus ada mutasi genetik di dalam tubuh.
Tetapi, dari hasil biopsi tidak ditemukan ada genetik yang demikian. Alhasil, Kiki Fatmala pun kemoterapi.
Sebelum kemoterapi, Kiki harus menjalani proses radiasi sebanyak lima kali yang sebaiknya dilakukan selang-seling dalam hari. Kemoterapi pertamanya dijalankan di Singapura.
Kiki bahkan bisa sambil makan saat kemoterapi dan ibadah online untuk mengalihkan perhatiannya.
"Enggak muntah. Dokter beberapa kali tanya, 'Are you okay? Mau muntah enggak?', 'Enggak'. Suster datang, 'You okay?'," cerita Kiki Fatmala.
"Aduh aku bersyukur banget enggak ada rasa apa-apa," imbuh Kiki Fatmala yang hanya mengalami sedikit kerontokan rambut.
Kunci
Selain berobat, Christopher memiliki cara sendiri untuk Kiki Fatmala.
Ia "memaksa" Kiki Fatmala untuk menikmati hidup.
Misalnya, mengajaknya naik kapal pesiar ke Kepulauan Seribu meskipun baru dua hari setelah menjalani kemoterapi.
"Hati yang gembira adalah obat dan itu benar aku ngalamin dan jangan terlalu berpikir yang negatif," tutur Kiki Fatmala.
Kiki pun menanamkan keyakinan dalam dirinya bahwa ia akan sembuh.
"Aku imani aku akan sembuh Tuhan pasti tolong," ungkap Kiki.
(*/tribun-medan.com/kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com