Lebaran 2022

Inilah Asal Usul Tradisi Halal Bihalal dan Sungkeman saat Perayaan Hari Raya Idul Fitri

Kata halal biasanya dihadapkan dengan kata haram atau sesuatu yang terlarang sehingga pelanggarannya berakibat dosa.

kahuripan.id
Inilah Asal Usul Tradisi Halal Bihalal dan Sungkeman saat Perayaan Hari Raya Idul Fitri 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagaimana asal usul Halal bihalal?

Di hari Raya Idul Fitri sering dibarengi dengan halal bihalal.

Halal bihalal adalah menjadikan sikap satu pihak terhadap pihak lain yang tadinya haram dan berakibat dosa, menjadi halal dengan jalan memohon maaf.

Baca juga: Penampilan Zaskia Gotik Saat Rayakan Idul Fitri Jadi Sorotan, Istri Sirajuddin Tampil Kenakan Hijab

Menurut Prof. M. Quraish Shihab dalam bukunya "Lentera Al Quran" halaman 334, disebutkan halal bihalal adalah dua kata yang sering diucapkan dalam suasana Idul Fitri dan hanya dikenal di Indonesia.

Kata halal biasanya dihadapkan dengan kata haram atau sesuatu yang terlarang sehingga pelanggarannya berakibat dosa.

Kata halal bihalal sudah dibakukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesai (KBBI) dan memiliki dua arti.

Arti pertama adalah perihal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan, dikutip dari laman Kemdikbud.

Kedua, juga diartikan sebagai bentuk silaturahmi, biasanya oleh sekelompok orang dengan cara berkumpul di suatu tempat yang luas, bersalam-salaman dan makan bersama. 

Lantas, bagaimana asal usul Halal bihalal?

Asal Usul Tradisi Halal bihalal

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved