Prakiraan Cuaca

Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi Besok di Sejumlah Wilayah, Simak Peringatan Dini Minggu 1 Mei 2022

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Tribun Manado
Cuaca Ekstrem Diprediksi Terjadi Besok di Sejumlah Wilayah, Simak Peringatan Dini Minggu 1 Mei 2022 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini prakiraan cuaca untuk besok Minggu 1 Mei 2022.

BMKG merilis prakiraan cuaca tersebut melalui laman resminya bmkg.go.id

Sejumlah wilayah di Indonesia mendapatkan peringatan dini.

Baca juga: Akhirnya Terungkap Alasan Desy Ratnasari Jarang Unggah Foto di Instagram, Ternyata Ini yang Terjadi

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 05.00 WIB, 2 Orang Pemudik Tewas di Tempat, Bus Penumpang Terguling

Baca juga: Ingat Anissa Trihapsari? Sempat Kabarkan soal Kehamilan, Kini Mendadak Dilarikan ke RS, Ada Apa?

Prakiraan cuaca tersebut dirilis oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ).

Ada beberapa wilayah yang diperkirakan berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:

BMKG mengatakan, bibit Siklon Tropis 98S terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah-Jawa Timur yang menginduksi low level jet di Samudra Hindia selatan NTT-Jawa Tengah dan membentuk daerah konvergensi memanjang di Samudra Hindia barat daya Banten.

Bibit Siklon Tropis 98W juga terpantau di daratan Kamboja yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari Laut China Selatan hingga Vietnam, dari Vietnam hingga Kamboja, dan di Thailand.

Selain itu, terpantau pula Daerah Tekanan Rendah di Samudra Hindia barat Bengkulu serta Sirkulasi Siklonik di Laut Jawa bagian barat dan di Samudra Pasifik utara Maluku Utara-Papua Barat.

Sirkulasi-sirkulasi tersebut membentuk daerah konvergensi memanjang dari Samudra Hindia barat daya Banten-Lampung, dan Samudra Hindia barat Lampung hingga Lampung, dan di Samudra Pasifik utara Maluku Utara.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis/daerah tekanan rendah/sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah low level jet/konvergensi tersebut.

Baca juga: Fabio Quartararo Pernah Merasakan Kesusahan Bernapas Akibat Kecelakaan

Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved