Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Potret Jubah Nabi Muhammad SAW, Bikin yang Melihat Menangis dan Berdoa

Jubah Nabi Muhammad SAW yang berwarna putih itu ditaruh di sebuah kotak kaca dan ditempatkan di sebuah ruangan di masjid tersebut.

Editor: Alpen Martinus
Tribunpekanbaru.com
Penampakan Jubah Nabi Muhammad SAW 

Warga Turki dan beberapa turis muslim tampak begitu antusias untuk menyaksikan Jubah Nabi Muhammad SAW tersebut.

Meski harus mengantri panjang, mereka tampak tetap bersemangat untuk melihat sesuatu yang dimiliki oleh sosok paling dicintai oleh umat Islam tersebut.

Beberapa dari pengunjung tampak menangis, sementara yang lain membacakan doa.

“Saya tidak bisa tidur tadi malam karena saya terlalu bersemangat. Saya telah menunggu saat ini (selama dua tahun),” kata Leyla Kahraman, seorang pengunjung yang datang ke masjid bersama putranya yang berusia 9 tahun.

“Saya sangat mencintai nabi dan senang berada di sini,” kata putranya Mer Faruk.

Sosok Uwais Al Qarni Sahabat Nabi-Penghuni Surga 

Di antara para sahabat Nabi Muhammad yang dikenal dengan kebaikan dan kesalehan, ada satu sosok yang meminta agar dirinya tidak diketahui oleh banyak orang.

Dia seorang pemuda fakir miskin yang tinggal di Yaman bersama seorang ibu yang sudah sepuh, mengidap kelumpuhan dan buta.

Dia lah Uwais Al Qarni pemuda berpenyakit sopak, bertubuh belang-belang, terdapat tanda putih di telapak tangannya dan di tengkuknya.

Walaupun begitu, sosok ini pernah disebut oleh Nabi Muhammad sebagai penghuni langit, doa dan istighfarnya mustajab.

Rasullah SAW pernah berpesan kepada Khalifah kedua, Umar bin Khattab RA dan Khalifah terakhir Ali bin Abi Thalib RA untuk mencari keberadaan Uwais Al-Qarni.

Dan berwasiat, apabila berjumpa dengan Uwais untuk melihat tanda di tangannya, dan untuk tidak lupa meminta doanya yang makbul.

Rasulullah SAW bersabda, "Satu saat akan datang seorang bernama Uwais bin 'Amir bersama serombongan kafilah dari Yaman. Ia berasal dari Murad kemudian dari Qarn.

Ia memiliki penyakit kulit kemudian sembuh darinya kecuali bagian satu dirham. Ia punya seorang ibu dan sangat berbakti padanya. Seandainya ia mau bersumpah pada Allah maka akan diperkenankan yang ia minta. Jika engkau mampu agar ia meminta pada Allah supaya engkau diampuni minta lah padanya" (HR Muslim).

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di TribunCirebon.com

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved