Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harimau Terkam Karyawan

Pegawai Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau saat Beri Makan, Korban Digigit Dibagian Leher

Seorang pegawai kebun binatang tewas saat berimakan harimau. Diketahui pegawai tersebut diterkam harimau saat berada di kandang.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi seorang pegawai kebun binatang tewas diteram harimau 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pegawai kebun binatang tewas saat berimakan harimau.

Diketahui pegawai tersebut diterkam harimau saat berada di kandang.

Korban pun meninggal dunia karena kehabisan banyak darah.

Baca juga: Gempa Guncang Lampung Selasa Pagi, Berpusat di Laut, Berikut Data Magnitudo Info BMKG

Baca juga: Gempa Guncang Gunungkidul Selasa 19 April 2022, Terjadi Baru Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya

Baca juga: Gempa Guncang Yogyakarta Selasa 19 April 2022, Baru Terjadi, Berikut Info Lengkap Magnitudonya

Foto : ilustrasi harimau. (britannica via TribunJogja)

Dwi Prasetya tewas diterkam harimau benggala di Kebun Binatang Seruling Mas, Banjarnegara Jateng pada Minggu (17/4/2022).

Direktur Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas Banjarnegara, Lulut Yekti Adi menerangkan, Adi Prasetya tewas diterkam harimau benggala saat memberi makan harimau di kandang.

Sehari-hari, Adi Prasetya memang rutin memberi makan satwa di Kebun Binatang Serulingmas.

"Kejadian penyerangan berlangsung saat korban dalam posisi sendirian. Secara detail kronologi tidak diketahui pasti karena masih penyelidikan," ujarnya dikutip dari Tribun Jateng, Selasa (19/4/2022).

Namun, teriakan korban saat diterkam harimau terdengar karyawan lain dan langsung dievakuasi dengan mengembalikan harimau ke kandang tidur.

Proses mengembalikan harimau benggala ke kandang tidur sendiri butuh waktu hingga 30 menit. Setelah itu, korban dibawa ke RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara.

Namun, korban meninggal dunia karena kehabisan banyak darah.

"Penyebab pasti kejadian masih dalam tahap penyelidikan pihak Kepolisian Resor Banjarnegara dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Tengah," imbuhnya.

Pihak pengelola menegaskan tidak ada tanda-tanda korban dimakan Harimau. Hal itu ditandai dengan tidak adanya organ tubuh yang hilang dari korban.

Ketika ditemukan pada tubuh korban hanya berupa bekas gigitan di bagian leher dan bekas cakaran punggung.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved