Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minsel

Anak-anak Cari ikan Hias Saat Air Laut di Teluk Amurang Minsel Surut

Air surut yang terjadi mulai pukul 09.00 Wita di pantai Boulevar Amurang membuat bebatuan dan karang terlihat muncul.

Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Manuel Mamoto
Air surut yang terjadi mulai pukul 09.00 Wita di pantai Boulevar Amurang tepatnya di kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Selasa (19/04/2022) membuat bebatuan dan karang terlihat muncul di permukaan. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi air surut di lautan teluk Amurang mendatangkan berkat bagi masyarakat pesisir pantai Boulevar Amurang, Minahasa Selatan

Air surut yang terjadi mulai pukul 09.00 Wita di pantai Boulevar Amurang tepatnya di kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur, Selasa (19/04/2022) membuat bebatuan dan karang terlihat muncul di permukaan.

Kondisi seperti ini dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari berbagai jenis makhluk laut yang dapat dimanfaatkan, seperti ikan, kerang, gurita dan rumput laut.

Bukan hanya orang dewasa baik lelaki ataupun perempuan yang turun mencari ikan pada kondisi air surut, Anak - anak juga tidak ketinggalan menggunakan kesempatan tersebut untuk mencari ikan hias.

Fandy (7) dan Maikel (9) warga setempat terlihat sedang mencari sesuatu dibawah tumpukan karang dan tak lama kemudian menemukan satu ekor ikan kecil juga sebagai ikan hias jenis nemo.

"Kami sering mencari ikan hias saat air laut surut, biasanya bisa dapat tiga sampai lima ekor," kata Fandy.

Kegiatan tersebut dilakukan mereka saat pulang sekolah.

"Biasanya pulang sekolah baru kami mencari ikan hias," kata Maikel.

Ikan hasil tangkapan mereka biasanya dipelihara dan ada juga yang dikasih ke teman.

"Kalau dapat banyak biasanya kami kasih teman-teman yang mau pelihara ikan hias," ujar Maikel.

Kegiatan tersebut tidak menghalangi waktu belajar mereka.

"Kami cari ikan hias kalau air surut saja dan cuma hari-hari tertentu karena tidak setiap hari air laut surut," jelas Maikel.

Ronny memanfaatkan kondisi air surut untuk mencari gurita.

"Biasanya saat air surut banyak gurita yang sembunyi dibalik karang jadi bersama warga yang lain kami kesini untuk mencari gurita buat di makan bersama keluarga dirumah," tutur Ronny.

Pantauan Tribun Manado, kondisi air surut beberapa hari ini terjadi sekitar pukul 08.00 dan mulai pasang kembali sekitar pukul 15.00 WITA.

Pemkot Tomohon Rampungkan Peraturan Tentang Penyaluran Gaji 14 dan 13, Total Rp 24 Miliar Disiapkan

Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka, Naik Rp 4,1 Miliar Setahun Jabat Wali Kota Surakarta

ASN Pemkot Manado Terendah Terima Rp 9 Juta

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved