Densus 88

Sebanyak 77 Anak Didoktrin Jadi Teroris, Densus 88: Direkrut Secara Terstruktur Sejak Kecil

Sebanyak 77 anak di bawah usia 13 tahun yang telah dicuci otaknya dan dibaiat NII untuk jadi teroris.

Editor: Frandi Piring
Kompas.com
Foto Densus 88 tangkap terduga teroris. Sebanyak 77 Anak Didoktrin Jadi Teroris. Densus 88s ebut Direkrut Secara Terstruktur sejak Kecil 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebanyak 77 anak di bawah umur didoktrin menjadi teroris di Sumatera Barat.

Perekrutan dilakukan sejak kecil dan dengan cara terstruktur.

Hal itu dijelaskan Kepala Bagian Bantuan Operasi ( Kabagbanops ) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar,

mengatakan terkait temuan ada 77 anak dibawah usia 13 tahun yang dicuci otak

dan dijadikan generasi teroris oleh kelompok Negara Islam Indonesia (NII), sudah berlangsung lama.

Bahkan kata Aswin dari pengakuan seorang tersangka teroris, ia sudah dicuci otak dan dibaiat oleh NII, sejak kecil atau anak-anak.

Meski demikian, Aswin tidak menjelaskan sejak tahun berapa metode itu berlangsung.

"Metode ini sudah berlangsung lama, karena diantara para tersangka ada yang telah bergabung sejak masih kecil," ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (15/4/2022).

Hal itu katanya sejalan dengan temuan Densus 88 Antiteror yang menemukan ada 77 anak di bawah usia 13 tahun yang telah dicuci otaknya dan dibaiat NII.

Ke-77 anak itu didapat dari Sumatera Barat ( Sumbar ).

Hal ini katanya menandakan proses perekrutan anggota NII digelar secara terstruktur0,

khususnya bagi yang akan diangkat menjadi pengurus atau pejabat.

Tidak hanya itu, perekrutan anggota NII juga dilakukan tanpa memandang jenis kelamin dan batas usia.

Tercatat ada 126 anggota NII dewasa yang pernah juga direkrut saat usia masih belasan tahun.

Dalam hal ini, Densus 88 Antiteror telah berkoordinasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

untuk mengembangkan dan mendalami jaringan NII ini.

(*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved