Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demo Mahasiswa

Sosok AKBP Setyo Koes Heriyanto, Wakapolres Jakpus yang Selamatkan Ade Armando, Nekat Terobos Pedemo

Setyo yang saat itu dia berada di luar gedung DPR dan mengamankan jalannya demo, terpaksa turun tangan untuk mencegah amukan massa yang makin liar.

Kolase Tribun Manado/ Foto: Istimewa
Sosok AKBP Setyo Koes Heriyanto, Wakapolres Jakpus yang Selamatkan Ade Armando, Nekat Terobos Pedemo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ade Armando menjadi korban amuk massa di tengah demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR, Senin (11/4/2022).

Ade babak belur dihajar hingga ditelanjangi oleh massa yang belakangan diketahui bukan dari kelompok mahasiswa.

Hingga kini pengeroyokan Ade Armando saat demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Senin (11/4/2022) masih diusut pihak kepolisian.

Baca juga: Identitas Korban Kecelakaan Rombongan Jenderal Dudung, 1 Perwira TNI Meninggal dan Wartawan Kritis

Dosen Universitas Indonesia (UI) dan pegiat media sosial itu menjadi korban amukan massa saat demonstrasi di depan gedung DPR kemarin.

Ade babak belur dihajar hingga nyaris ditelanjangi oleh massa yang saat ini tidak ketahui berasal dari mana.

Ada sosok yang kontras terlihat yang melakukan upaya penyelamatan terhadap Ade.

Ialah Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto menjadi salah satu polisi yang pertama kali menyelamatkan Ade dari amukan massa yang beringas.

Setyo yang saat itu dia berada di luar gedung DPR dan mengamankan jalannya demo, terpaksa turun tangan untuk mencegah amukan massa yang makin liar.

Ia sigap menolong Ade setelah mendapatkan informasi adanya orang yang dikeroyok oleh massa aksi.

"Ia saya bantu menolong dia. Awalnya dapat info dari media dan masyarakat yang menyampaikan ada korban dipukuli dan diinjak-injak massa di DPR," kata Setyo saat dihubungi, Selasa (12/4/2022).

Setyo mengungkapkan, sejak awal dia tidak tahu jika korban yang dikeroyok adalah Ade Armando. Setyo hanya mengira bahwa massa yang dihakimi itu adalah penyusup yang memprovokasi massa pedemo.

Dia lantas mencoba bergerak secepat mungkin menyelamatkan orang yang dikeroyok massa tersebut agar tak meninggal di tempat.

"Nggak ada yang tahu. Saya juga nggak tahu kalau yang dikeroyok itu Ade Armando," ujar Setyo.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved