Berita Talaud

Sempat Dinyatakan Hilang saat Melaut, Seorang Nelayan Talaud Akhirnya Ditemukan

Julois yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan ditemukan warga Desa Matahit dalam keadaan lemas.

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Julois Angkobus (44), warga Desa Alude, Kecamatan Kalongan, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara akhirya ditemukan warga, Selasa (12/4/2022) 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sempat dinyatakan hilang saat melaut Julois Angkobus (44), warga Desa Alude, Kecamatan Kalongan, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara akhirya ditemukan warga, Selasa (12/4/2022) pukul 01.00 Wita. 

Julois yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan ditemukan warga Desa Matahit dalam keadaan lemas. 

Berjama-jam lamanya ia terapung dan terombang-ambing di laut. 

Ia ditemukan berjarak sekitar 10 kilo dari desanya. 

Julois mengaku alami kecelakaan saat di perairan Tanjung Beo pada Senin (11/4/2022) sekitar pukul 18.00 Wita. 

Kapolres kepulauan Talaud melalui Kasat SPKT Ipda stanny Elias SE menjelaskan kronologi kejadian sampai Julois alami kecelakaan.

Awalnya pada pagi hari sekitar pukul 06.00 Wita Julois pergi melaut dengan menggunakan perahu 

walnya pada pagi hari Jam 06.00 Wita korban keluar untuk melaut dengan menggunakan perahu pamboat berwarna biru orange yang bertuliskan Alfia pada badan perahu di perairan Beo. 

Pada pukul 14.00 Wita teman-temannya melihat posisi terakhir Julois berada di sekitaran perairan Tanjung Beo. 

Setelah itu korban tak kunjung pulang dan kemudian korban ditemukan di Desa Matahit.

Julois ditemukan tengah terapung di lauh dengan hanya menggunakan sebuah gabus atau collbox.

Saat diinterogasi korban mengaku perahunya rusak dihantam ombak saat kondisi cuaca angin dan hujan deras yang melanda perairan KabupatenTalaud pada Senin kemarin .

"Saat ini korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis ringan akibat shok pasca kejadian yang menimpanya," ujar Kasat SPKT Polres Talaud.

Stanny Elias juga mengimbau kepada masyarakat terutama para nelayan, untuk sementara mengurungkan niat mereka untuk beraktivitas di laut karna cuaca sedang tidak bersahabat.

Identitas Korban Kecelakaan Rombongan Jenderal Dudung, 1 Perwira TNI Meninggal dan Wartawan Kritis

Prakiraan Cuaca BMKG di Rabu 13 April 2022, Yogyakarta Hujan Ringan, Manado Cerah Berawan

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved