Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Demo Mahasiswa

Baru Terungkap Kalau 4 Pelaku yang Mengeroyok Ade Armando Saat Demo 114 Ternyata Bukan Mahasiswa

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan, ada oknum yang ikut memanfaatkan aksi demo aliansi BEM SI.

Editor: Indry Panigoro
Arsip AKBP Setyo Wakapolres Jakarta Pusat
Potret Ade Armando Babak Belur Dihajar Pendemo, Sang Dosen Sampai Tak Kenakan celana saat Dievakuasi 

(Pihak kepolisian mengidentifikasi ada empat orang pria yang menjadi pelaku pemukulan pegiat media sosial (medsos) Ade Armando saat korban mengikuti aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di kawasan gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta pada Senin (11/4/2022). (ISTIMEWA via TribunJakarta.com)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan, ada oknum yang ikut memanfaatkan aksi demo aliansi BEM SI.

"Kami sangat sayangkan ada sekelompok yang memancing di air keruh, yang tujuannya bukan untuk menyampaikan pendapat, tapi memang niatnya membuat kerusuhan," kata Fadil dalam konferensi pers, Senin malam.

Fadil bercerita, ketika massa dari BEM SI telah membubarkan diri, ada sekelompok orang yang justru semakin beringas dan membuat kerusuhan.

Sekelompok orang tersebut, empat di antaranya adalah orang-orang yang memukuli Ade Armando.

"Setelah (aspirasi) diterima dan mahasiswa kembali (bubar), ada kelompok massa dan kami sudah identifikasi melakukan pengeroyokan dan penganiayaan kepada saudara Ade Armando," ujar Fadil.

"Pada saat anggota melakukan evakuasi, massa non-mahasiswa bertambah beringas menyerang anggota, sehingga enam anggota kami yang melakukan evakuasi, terluka," ucap Fadil.

Ade Armando sebelum dikeroyok.

(Ade Armando sebelum dikeroyok. (Istimewa)

Ibu-ibu Teriaki Ade Armando 'Buzzer'

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, Senin (11/4/2022), Ade hadir di aksi demonstrasi tersebut untuk memberi dukungan pada sekitar pukul 12.30 WIB.

Ia mengaku hendak memantau pergerakan mahasiswa yang menuntut empat poin utama, termasuk penolakan jabatan tiga periode Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya tidak ikut demo, saya mantau. Dan ingin menyatakan saya mendukung (demo mahasiswa)," kata Ade ketika itu.

"Mau dukung kalau gugatannya adalah agar tidak diperpanjang supaya dihentikan tiga periode saya setuju," ujarnya.

Tak lama setelahnya, Ade tiba-tiba didatangi oleh kelompok masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam unjuk rasa.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved