Tajuk Tamu Tribun Manado

Ramadan: Bulan Cinta dan Harapan

“Kalau bukan karena Engkau (Muhammad saw), Kalau bukan karena Engkau (Muhammad saw) tidak Aku ciptakan alam semesta”.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Handhika Dawangi
pexels.com
Ramadan 

Oleh: Yusno Abdullah Otta, Dosen Pascasarajana IAIN Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Cinta menjadi sumber dan dasar penciptaan manusia dan alam semesta.

Dalam salah satu hadits qudsi yang familiar di kalangan para Sufi, Allah mengungkapkan cinta-Nya tersebut yang ditujukan kepada Rasulullah SAW, “Kalau bukan karena Engkau (Muhammad saw), Kalau bukan karena Engkau (Muhammad saw) tidak Aku ciptakan alam semesta”.

Kecintaan Allah kepada manusia dapat dilihat dari berbagai ciptaan-Nya di alam semesta (makrokosmos) serta manusia (mikrokosmos).

Manusia adalah ciptaan terbaik Allah (Q.S. al-Tin [95]: 4) karenanya Allah menyediakan alam semesta ini demi menunjang keberlangsungan kehidupannya; yang kesemuanya ini merupakan nikmat.

Dan, nikmat terbesar-Nya adalah Al-Qur’an sebagai manual book bagi manusia dalam mengarungi kehidupan ini agar hidup sesuai dengan format dari Pencipta.

Manusia juga dibekali dengan dua instrumen, yang sekaligus menjadi jalan, yakni “al-uns” dan “al-jin”; yang pertama merupakan simbol Ilahiah sementara yang kedua adalah bentuk representasi iblis.

Al-uns senantiasa mengajak kepada kebaikan namun tidak demikian dengan al-jin.

Selain itu, para sufi memahami al-uns sebagai cinta atau rindu.

Cinta para sufi berbeda dengan bentuk dan model cinta yang berlaku secara umum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved