Pantas Indonesia Mendadak Beli 42 Jet Tempur dan 2 Kapal Selam, Ternyata Usai Digertak Negara Ini
setelah China berani menggertak Indonesia di Laut Natuna Utara, Indonesia telah melakukan pembelian terhadap 42 jet tempur generasi 4.5 Rafale
TRIBUNMANADO.CO.ID- Indonesia dikenal merupakan negara kepulauan dengan wilayah yang cukup luas.
Tentu diperlukan alat utama sistem pertahanan negara (Alutsista) yang mumpuni juntuk menjaga diri dari serangan musuh.
Perlahan pertahanan negara dilengkapi dan ditambah dengan yang baru agar teknologi persenjataannya juga terupdate.
Baca juga: Segini Harga 42 Jet Tempur yang Dipesan Dari Perancis, Sumbernya Dari APBN 2022

Menhan Prabowo dan kapal selam (Kolase/Tribunjambi.com)
setelah China berani menggertak Indonesia di Laut Natuna Utara, Indonesia telah melakukan pembelian terhadap 42 jet tempur generasi 4.5 Rafale dan dua kapal selam Scorpene dari Perancis.
Tak hanya itu, TNI AL juga melakukan pembelian rudal siluman pembunuh kapal permukaan Naval Strike Missile (NSM) yang sudah dipakai Angkatan Laut Amerika.
Terpisah, pada Kamis 10 Februari 2022 lalu, Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken , mengumumkan Amerika menyetujui rencana penjualan 36 jet tempur F-15 EX pada Indonesia senilai 13,9 miliar dolar AS.
Sekadar mengingatkan untuk pertama kalinya, China secara terbuka menggertak Indonesia yang melakukan pengeboran minyak di ZEE Laut Natuna Utara. China mengirimkan kapal perang dan melayangkan protes resmi ke Kementerian Luar Negeri awal Desember 2021.
Baca juga: Apa Itu Deformasi, Keadaan yang Terjadi Pada Kapal Selam KRI Nanggala 402

KRI Golok 688 saat berlabuh di Dermaga TNI AL Surabaya (tni al)
"Kita rencananya akan mengakuisisi 42 pesawat Rafale. Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk enam pesawat," kata Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melalui rekaman yang diterima awak media.
Akuisisi 6 pesawat itu terjadi setelah Kementerian Pertahanan, diwakili Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemenhan Marsda Yusuf Jauhari, melakukan penandatanganan pembelian pesawat tempur itu dengan perwakilan Dassault Aviation di Jakarta, Kamis (10/2/2022).
Menhan Prabowo Subianto dan Menhan Prancis Florence Farly turut hadir dan menyaksikan penandatangan kontrak tersebut.
Kendati baru enam unit yang diakuisisi, Prabowo memastikan 36 jet Rafale sisanya akan dibeli Indonesia dalam waktu dekat.
Baca juga: Sederet Alutsista yang Dibeli Prabowo Semasa Menjabat Menhan, Ada Kapal Perang Fregat dari Italia

Seri terbaru jet tempur interceptor F-15EX (boeing)
"Akan disusul dalam waktu dekat dengan kontrak untuk 36 pesawat lagi dengan dukungan latihan persenjataan dan simulator-simulator yang dibutuhkan," ungkap Prabowo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pesawat-tempur-dassault-rafale-terlihat-di-terminal-selatan-halim-perdana-kusuma.jpg)