Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sangihe

Pemkab Sangihe Terus Promosikan Wisata Pulau Para Lelle, Salah Satunya Menggunakan Adat Seke

"Mereka berkomitmen terhadap kebersihan dan pelayanannya. Mereka memiliki jadwal rutin kerja bakti untuk membersihkan objek wisata di wilayah mereka."

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado
Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Sangihe, Femmy Montang saat hadir dalam Program Tribun Travel: Wonderland Para Lelle. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut) sedang menggencarkan promosi pariwisata di Pulau Para Lelle, Tatoareng.

Tak hanya destinasi wisata alam, Pemkab Sangihe juga sedang mempersiapkan akomodasi bagi wisatawan yang tertarik berkunjung ke Pulau Para Lelle.

Pengelolaan akomodasi dan destinasi wisata di Pulau Para Lelle sendiri dikelola oleh masyarakat.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Sangihe, Femmy Montang dalam Program Tribun Travel: Wonderland Para Lelle.

"Mereka berkomitmen terhadap kebersihan dan pelayanannya. Mereka memiliki jadwal rutin kerja bakti untuk membersihkan objek wisata di wilayah mereka," kata Femmy, Jumat (8/4/2022).

Pulau Para Lelle sendiri memiliki delapan pantai pasir putih dan halus dengan air yang sangat jernih.

Pulau Para Lelle juga menawarkan keanekaragaman biota laut dan terumbu karang yang indah.

"Biota laut yang langka di Pulau Para Lelle ada ikan dori, dugong, lumba-lumba, hingga burung maleo. Jadi di sana kita bisa berwisata sambil menjaga hewan-hewan yang langka," tambah Femmy.

Para wisatawan juga bisa menikmati spot matahari terbit dan matahari tenggelam di lokasi yang sama.

Untuk fasilitas snorkeling maupun diving, Pemkab Sangihe menyediakan alat-alat yang diperlukan.

Pemkab Sangihe juga terus mempromosikan Pulau Para Lelle dengan berbagai kegiatan yang ada, salah satunya dengan memancing ikan bersama yang disebut dengan Adat Seke.

"Di Sangihe para tetua adat memiliki ritual tradisional memancing ikan.

Mereka harus menggelar pertemuan untuk menentukan tanggal, lalu doa bersama dan memanggil ikan-ikan sehingga mereka terkumpul banyak sekali di satu tempat," terang Femmy. (*)

Akhirnya Nikita Willy Melahirkan Anak Pertama, Indra Priawan Resmi Jadi Seorang Ayah

Ramalan Zodiak Besok Sabtu 9 April 2022: Cancer Sangat Bahagia, Scorpio Stres dengan Orang Terdekat

Lucinta Luna Perlihatkan Wajah Baru Usai Dioplas, Kini Ganti Nama Dipanggil Luna Lisa: Cantik Kan?

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved