Kamis, 28 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Terkini Nasional

Presiden Jokowi Sayangkan Sikap Para Menteri, 'Diceritakan Dong Kepada Rakyat'

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyayangkan sikap para menterinya yang tidak menyampaikan alasan kenaikan harga minyak goreng.

Tayang:
Editor: Ventrico Nonutu
tangkapan layar YouTube Sekertariat Presiden
Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kenaikan harga minyak goreng sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) ikut menyoroti hal tersebut.

Jokowi menyayangkan sikap para menterinya.

Baca juga: Kabar Baik dari Pemerintah, Bantuan Subsidi Upah akan Disalurkan April 2022, Ini Syarat Dapatkannya

Baca juga: Peringatan Dini Besok Kamis 7 April 2022, Info BMKG Wilayah yang Berpotensi Alami Cuaca Ekstrem

Pasalnya para menteri Jokowi tidak memberikan penjelasan apapun pada rakyat.

Para menteri Jokowi tidak menyampaikan alasan kenaikan harga komoditas ini.


Foto: Presiden Joko Widodo.

Hal ini Jokowi sampaikan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/4/2022).

"Harga minyak goreng sudah empat bulan tidak ada penjelasan apa-apa kenapa ini terjadi," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022).

Tak hanya itu, presiden juga menyentil menterinya yang tak memberikan penjelasan ke masyarakat mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak, khususnya pertamax.

Jokowi mengatakan, penjelasan ini penting karena kenaikan harga kebutuhan pokok menyebabkan masyarakat menjadi sulit.

"Diceritakan dong kepada rakyat, ada empati kita gitu lho, enggak ada, yang berkaitan dengan energi nggak ada (penjelasan)," ucap Jokowi.

Jokowi memerintahkan jajarannya untuk lebih sensitif dan memiliki sense of crisis.

Ia tidak ingin rakyat beranggapan bahwa pemerintah tidak berbuat apa pun karena tidak adanya penjelasan atau komunikasi dari para menteri terkait.

"Jangan sampai kita ini seperti biasanya dan tidak dianggap oleh masyarakat enggak melakukan apa-apa, tidak ada statement tidak ada komunikasi," katanya.

Lebih lanjut, presiden mengatakan, pemerintah terpaksa menaikkan harga BBM.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved