Kasus Pencurian
Uang Kripto Senilai 8,9 Triliun dari Game NFT Dicuri Komplotan Hacker
Terkait hal tersebut kini dikabarkan mata uang kripto di game Non Fungible Token (NFT) populer, Axie Infinity dicuri hacker.
Aksi peretasan tersebut baru diketahui pada 29 Maret, hampir satu pekan pasca-pembobolan. Ulah kejahatan ini terdeteksi saat ada pengguna lain yang ingin melakukan transaksi 5.000 Ethereum melalui Ronin Network.
Sebagai upaya pencegahan selanjutnya, Sky Mavis mengatakan bakal meningkatkan syarat jumlah node yang diperlukan transaksi menjadi delapan. Pihaknya juga mengumumkan akan membuka kembali akses ke Ronin Network setelah dipastikan tidak ada lagi dana yang terkuras.
Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Senin (4/4/2022), kasus yang terjadi di Ronin Network dinilai menjadi upaya peretasan "keuangan terdesentralisasi" terbesar sepanjang sejarah.
Sebelumnya, rekor tersebut sempat dipegang oleh kasus pencurian senilai 322 juta dolar AS (sekitar Rp 4,6 triliun) yang terjadi pada protokol jaringan Wormhole Februari lalu.
Telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/uang-kripto-mui-haramkan-uang-kripto-di-indonesia.jpg)