Profil Tokoh
Sosok Filep Karma, Aktivis Papua Merdeka yang Kibarkan Bendera Bintang Kejora, Anak Mantan Bupati
Mengenal Filep Karma, sosok aktivis Papua Mereka atau OPM yang kini singgung demo DOB Papua. Putra eks Bupati Wamena dan pernah kibarkan Bendera OPM.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Filep Karma, aktivis kemerdekaan Papua OPM yang baru-baru ini menyoroti soal polemik Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua.
Pria bernama lengkap Filep Jacob Semuel Karma ini menyinggung bahwa Papua seharusnya dimerdekakan saja.
Filep Karma pun kembali menjadi perbincangan.
Diketahui, Filep Karma pada 1 Desember 2004 silam, ia ikut mengibarkan Bendera Bintang Kejora dalam sebuah upacara di Jayapura, Indonesia.
Akibat dari tindakannya itu, ia dituduh melakukan pengkhianatan kepada negara dan dihukum penjara selama 15 tahun.
(Sosok Filep Karma, Aktivis OPM Papua Anak Mantan Bupati Wamena, Andreas Karma./Tribun Papua/Handout Piter Lokon)
Dilansir dari laman Wikipedia, Filep Karma dibesarkan di keluarga kelas atas yang aktif di perpolitikan daerah.
Ayahnya, Andreas Karma, adalah pegawai negeri sipil didikan Belanda yang lanjut bekerja untuk pemerintah Indonesia pasca-kemerdekaan.
Andreas adalah bupati Wamena dan Constant Karma, salah satu sepupu Filep, menjabat sebagai wakil gubernur Papua.
Filep Karma juga pernah mengenyak pendidikan di Manila.
Sepulangnya dari Manila, Karma melihat Jawa dibanjiri unjuk rasa melawan Presiden Soeharto.
Ia terlibat dalam pergerakan tersebut dan mulai mengangkat isu pemisahan Papua dari Indonesia.
Pada tanggal 2 Juli 1998, ia memimpin upacara pengibaran bendera Papua Barat di Biak.
Para aktivisnya terlibat rusuh dengan polisi dan mencederai beberapa polisi.
Militer Indonesia menduduki Pulau Biak empat hari kemudian dan menembaki aktivis.