Sosok Tokoh
SOSOK Saifuddin Ibrahim, Pendeta yang Minta 300 Ayat Alquran Dihapus, Eks Terpidana Ujaran Kebencian
Saifuddin Ibrahim merupakan sosok yang kini membuat gaduh setelah pernyataannya soal radikalisme dan usulan menghapus 300 ayat Alquran.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini profil Saifuddin Ibrahim.
Saifuddin Ibrahim merupakan sosok yang kini membuat gaduh setelah pernyataannya soal radikalisme dan usulan menghapus 300 ayat Alquran.
Saifudin Ibrahim, adalah seorang murtadin yang kini menjadi Pendeta.
Baca juga: Saifuddin Ibrahim Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama, Kini Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Nama lain Saifudin Ibrahim adalah Abraham Ben Moses.
Pendeta Saifuddin Ibrahim menjadi sorotan setelah pernyataanya dalam sebuah akun YouTube yang dianggap melecehkan agama Islam.
Dalam video tersebut, Pendeta Saifuddin Ibrahim menyinggung soal masalah kurikulum pesantren dan mengaitkannya dengan radikalisme, serta meminta agar 300 ayat Alquran.
Profil Pendeta Saifuddin Ibrahim
Lantas, siapakah Pendeta Saifuddin Ibrahim?
Dikutip dari akun YouTubenya, Saifuddin Ibrahim lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat pada 26 Oktober 1965.
Ia memiliki nama lain Abraham Ben Moses.
Saifuddin Ibrahim lahir di keluarga muslim hingga akhirnya pindah keyakinan.
Ayahnya berprofesi sebagai guru.
Setelah lulus dari SMA di Bima, Saifuddin melanjutkan kuliah di Fakultas Ushuluddin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Ia mengambil jurusan Perbandingan Agama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/sosok-saifuddin-ibrahim-pendeta-yang-minta-300-ayat-alquran-dihapus.jpg)