Berita GMIM

Pemilihan BPMS GMIM, Bupati Mitra James Sumendap Lontarkan Kritik ke Pdt Hein Arina Cs

Pemilihan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM 2022-2027 berlangsung di Grand Kawanua Convention Center, Kota Manado

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
IST
Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap melontarkan kritik terhadap BPMS GMIM 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemilihan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM 2022-2027 berlangsung di Grand Kawanua Convention Center, Kota Manado, Rabu (30/3/2022) hari ini.

Pdt Hein Arina Ketua BPMS GMIM Periode 2022-2027 masih berpeluang besar kembali terpilih melanjutkan kepemimpinan gereja terbesar di Bumi Nyiur Melambai ini.

Sebanyak 1.882 peserta Sidang Majelis Sinode akan memilih 13 Orang masuk struktur BPMS GMIM

Jelang Pemilihan BPMS GMIM ini, Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap melontarkan kritik terhadap BPMS GMIM sendiri.

Kritik itu ia sampaikan saat pelaksanaan SMS ke-81 di Kluster Minahasa Tenggara.

Kritik James Sumendap itu rupanya viral di media sosial. Inti kritiknya soal BPMS GMIM yang kurang sosialisasi terhadap program gereja yang diusung BPMS.

"Datang di jemaat cuma ba khotbah dari Kejadian sampai Wahyu itu terus itu bilang, makanya jemaat tidak pernah tahu itu program sinode, karena apa itu pola lama yang dibawa terus," ujar James Sumendap lewat video yang beredar di Medsos.

James Sumendap mengkritik harusnya saat BPMS GMIM turun ke jemaat-jemaat sampaikan program gereja yang sudah dan akan dicapai

"Harusnya kalau saya, saya mau bilang bahwa, kalau Sekretaris BPMS khotbah, maka Ketua BPMS beber program GMIM yang akan datang, ini IT, ini Jemaat yang miskin dan susah perlu topangan dari gereja, ini sudah susah makan, ini sudah sejahtera karena tugas mereka (BPMS) pekabaran berkaitan dengan program, pekabaran injil ada tugas khusus," ungkap Calon Kuat Panglima Panji Yosua ini.

Ia bahkan menyentil salah satu calon BPMS.

"Jadi nanti kalau Pdt Lucky (Rumopa) menjadi Wakil Ketua Sinode, anda jangan datang khotbah di Minahasa Tenggara, anda menyampaikan ini kemajuan teknologi yang sudah dilakukan, benar tidak, setuju? Seperti itu, walau amplop tetap sama," singgungnya.

Ia hanya menyampaikan pandanganya sebagai warga GMIM.

"Itu cara pandang saya bergereja sebagai jemaat yang modern, perlu ada kemajuan-kemajuan. Kalau khotbah Ketua Wilayah, saya tidak tahu, tidak banyak belajar soal teologia, emang kualitas dan manfaat khotbah dari seorang pendeta ketua jemaat, pendeta pelayanan, dan pendeta sinode beda? Atau setara?," ujarnya

"Kalau setara, itu saya mau bilang ke teman-teman di Minahasa Tenggara, usul itu paling tepat, sebagai anggota jemaat, saya punya kerinduan mendengar program gereja, ketika Sinode datang di jemaat, ada kerinduan. Kalau itu luar biasa," ungkap politisi yang kini tampil nyentrik dengan rambung gondrong.

Ia juga menyinggung soal BPMS yang turun ke jemaat hanya fokus di hal-hal yang kurang subtansi.

"Jangan Sinode datang (jemaat), belum amin sudah mau pindah ada acara peletakkan batu pertama, belum sempat cuci tangan dari semen karena peletakan batu, sudah mau pindah peresmian," ucap James Sumendap.

Tak lupa, James Sumendap mengungkapkan, sebagai kader GMIM, bersama seluruh Pendeta dan Jemaat di Mitra berdoa dan berharap pada Kepala Gereja, Tuhan Yesus Kristus agar sidang ini berjalan dengan baik dan penuh hikmat. (ryo)

Baca juga: Akhirnya Terjawab Soal Kehamilan Venna Melinda Hamil, Vania Athabina Sudah Siapkan Nama

Baca juga: Peringatan Dini Rabu 30 Maret 2022, BMKG: Waspada, 24 Wilayah Potensi Alami Cuaca Ekstrem

Baca juga: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Rabu 30 Maret 2022, BMKG: Ini Wilayah Perairan Capai 2,5-4 Meter

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved