Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Talaud

Minyak Goreng Langka, Warga Talaud Mulai Beralih ke Minyak Kelapa Olahan

Kelangkaan minyak goreng, warga Talaud menggunakan minyak kelapa murni (Lan'na Niuk'ka) untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng yang makin sulit

Penulis: Ivent Mamentiwalo | Editor: Chintya Rantung
IST
Pedagang minyak goreng di Talaud 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Akibat kelangkaan minyak goreng, warga Talaud menggunakan minyak kelapa murni (Lan'na Niuk'ka) untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng yang makin sulit didapatkan.

Produksi minyak kelapa murni atau yang disebut warga di wilayah perbatasan Lan'na Niuk'ka sejak beberapa bulan terakhir mulai mengeliat.

Dari hasil Pantauan Tribunmanado.co.id di beberapa pasar tradisional di kota Melonguane dimana minyak asli Atau minyak olahan lebih di minati warga karna selain harganya murah dan mudah didapat dari pada minyak goreng kemasan yang berbahan bahan baku dari kelapa sawit.

Nona Pedagang di pasar tradisional kepada Tribunmanado.co.id, mengaku dimana untuk stok minyak kelapa tradisional hasil olahan warga saat ini banyak diminati Untuk harganya juga jauh lebih murah dari minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan.

Untuk minyak goreng olahan sendiri dijual dengan harga Rp 9.000 sampai 11.000 per liternya.

Sedangkan untuk minyak goreng curah yang berbahan baku dari kelapa sawit saat ini di jual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 14-15 ribu perliter nya kecuali minyak goreng kemasan yang harganya jauh lebih mahal dari minyak goreng curah dan minyak goreng tradisional.

Warga saat ini terpaksa beralih ke minyak olah sendiri ketimbang menggunakan minyak kemasan atau minyak curah dengan alasan mahal serta stoknya kurang.

Untuk Seratus biji kelapa tua bisa menghasilkan sekitar 10 liter minyak kelapa murni untuk diolah sendiri.

Warga mengaku dengan mengkonsumsi minyak kelapa olah sendiri lebih gurih dan harum, dibanding minyak goreng sawit.

Produksi minyak kelapa murni di Kabupaten Kepulaun Talaud tetap bertahan, karena untuk masakan tradisional mereka tetap memakai minyak kelapa bukan minyak sawit.

Tentang Talaud

Talaud adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, dan merupakan kepulauan paling utara di Indonsia Timur. 

Kabupaten yang beribukota Melonguane ini berbatasan dengan daerah Davao del Sur, Negara Filipina di sebelah utara.

Luas laut Kabupaten Talaud sekitar 37.800 km² dan luas wilayah daratan 1.251,02 km².

Dari Melonguane ke Kota Manado berjarak 350 km, sekitar 14 jam perjalanan lewat laut dan 1 jam lebih perjalanan dengan pesawat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved