Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minyak Goreng Langka

Mendag Tanggapi soal Minyak Goreng Langka karena Ada Mafia: Ini Sifat Manusia yang Rakus dan Jahat

Seperti yang diketahui kelangkaan minyak goreng membuat masyarakat mengkritik pemerintah.

Editor: Glendi Manengal
Kompas.com
Ilustrasi minyak goreng 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui kelangkaan minyak goreng membuat masyarakat mengkritik pemerintah.

Hal tersebut dikarenakan stok minyak goreng yang sudah ditemukan.

Terkait hal tersebut dari Manteri Perdagangan menanggapi soal kelangkaan minyak goreng.

Baca juga: Raffi Ahmad Jalani Operasi, Terungkap Penyakit yang Dialami Suami Nagita, Ternyata Bisa Bikin Lumpuh

Baca juga: Akhirnya Ibu Venna Melinda Bakal Punya Cucu Baru, Singgung Resep Manjur Tiap Malam

Baca juga: Akhirnya Terungkap Daftar Artis yang Dikuliti Polisi Buntut Kasus Doni Salmanan, Ada yang Kapok

Foto : Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi saat memberikan pengarahan pada Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, Kamis (4/3/2021). (Dok. Kemendag)

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bicara soal dugaan mafia yang menyebabkan minyak goreng langka.

Lutfi menjelaskan bahwa stok minyak dari hasil kebijakan DMO, terkumpul sekitar 720 ton minyak.

Dari total tersebut, sekitar 551 ton atau setara 570 juta liter minyak telah didistribusikan.

Dikatakannya, dari data tersebut, seharusnya masyarakat tercukupi dengan stok minyak.

Ia pun menduga ada pihak yang bermain alias mafia dengan stok minyak goreng yang kini menjadi langka.

Dugaan itu berasal dari data pasokan minyak yang tidak sama dengan kondisi di lapangan.

Lutfi pun mencontohkan wilayah Medan, Sumatera Utara yang memiliki stok melimpah, tapi tidak ditemui ketersediaan minyak di pasaran.

"Itu di Medan, mendapatkan 25 juta liter minyak. Rakyat Medan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlahnya 2,5 juta orang."

"Jadi 1 orang itu menurut hitungan, ada 10 liter. Saya pergi ke Kota Medan, saya pergi ke pasar, saya pergi ke supermarket tidak ada minyak goreng," ucap Lutfi dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (17/3/2022), dikutip dari YouTube Komisi VI DPR RI.

Jakarta mendapat pasokan minyak goreng sebesat 85 juta liter dengan penduduk 11 juta orang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved