Minyak Goreng Langka
Ada Ibu Borong 2 Dus Minyak Goreng Padahal Pembelian Dibatasi 2 Liter, Begini Penjelasan Pemkab
Terkait hal tersebut beberapa warga dibatasi hanya bisa membeli dua liter minyak goreng.
Tetapi tidak dijelaskan apakah emak-emak itu juga celup tinta beberapa kali atau tidak, dan berapa orang yang titip minyak goreng kepadanya.
"Dua dus minyak goreng itu untuk beberapa orang, jadi sekalian. Per orang dibatasi beli minyak goreng dua liter, ada banyak produk pangan lainnya juga," pungkasnya.
Foto : minyak goreng. (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)
Sebelumnya diberitakan, ada seorang perempuan yang mengangkut minyak kemasan dua dus dalam kondisi masih tersegel. Kardus yang ditaruh di bagian depan dengan kantong plastik merah pada sepeda motor matic itu tertulis Familie, yaitu merek minyak goreng yang dijual.
Saat ditanya kenapa bisa membawa dua dus, ibu mengenakan sweater tidak menjawab.
Sambil menutup wajahnya dengan helm, iapun langsung bergegas meninggalkan lokasi pasar murah dengan motornya.
Sekadar diketahui, pasar murah ini diselenggarakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim. Adapun barang yang dijual yaitu bawang putih Rp 24.000 per KG, bawang merah Rp 25.000 per KG, minyak goreng kemasan Rp 13.500 per liter, telur ayam Rp 22.000 per KG, gula pasir Rp 12500 per KG.
Kemudian krimer tinggi serat Rp 10.000 per 100 gram, cabai keriting Rp 7.500 per 250 gram, cabai merah besar Rp 10.000 per 250 gram, cabai rawit Rp 10.000 per 250 gram, beras rania Rp 18.000 per 1,5 KG dan beras segar TTI Rp 44.000 per KG.
Berita ini telah tayang di Surya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com