Minyak Goreng Langka
Ada Ibu Borong 2 Dus Minyak Goreng Padahal Pembelian Dibatasi 2 Liter, Begini Penjelasan Pemkab
Terkait hal tersebut beberapa warga dibatasi hanya bisa membeli dua liter minyak goreng.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelangkaan minyak goreng memang tengah jadi sorotan masyarakat.
Terkait hal tersebut beberapa warga dibatasi hanya bisa membeli dua liter minyak goreng.
Namun ada seorang ibu malah terlihat memborong dua dus minyak goreng.
Baca juga: Akhirnya Terbongkar soal Rencana Wijin Lamar Gisella Anastasia, Eks Istri Gading Marten Tak Tahu
Baca juga: TERUNGKAP Kolonel Priyanto Suruh Kopda Andreas Jual dan Ganti Cat Mobil yang Tabrak Handi-Salsabila
Baca juga: Curahan Hati Dinan Fajrina Setelah Doni Salmanan Dipenjara, Kini Rekening dan Harta Ikut Disita
Foto : Presiden Jokowi cek kelangkaan minyak goreng. (Setkab)
Seorang perempuan memborong dua bus minyak goreng saat operasi pasar murah di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (15/3/2022).
Padahal dalam operasi pasar itu, banyak warga hanya dibatasi membeli dua liter dan sampai antre panjang.
Beberapa orang sempat protes kepada petugas karena emak-emak yang datang mengendarai motor matic itu dengan leluasa membawa kedua dus minyak goreng.
Padahal puluhan orang lainnya harus antre demi mendapatkan dua liter, dengan harga per liternya Rp 13.500.
Menggunakan motor matic warna putih, emak-emak mengenakan sweater itu langsung memacu motornya keluar dari lokasi pasar murah.
Dinas terkait pun menjelaskan atas kejadian tersebut.
"Kejadian emak-emak bawa dua kardus minyak goreng itu benar," kata Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Tuban, Lamidi saat dikonfirmasi.
Lamidi menjelaskan, perempuan tersebut membawa dua dus minyak goreng karena membeli untuk kelompok, jadi satu rombongan untuk beberapa orang.
Memang untuk minyak goreng pembelian dibatasi per orang dua liter.
Pihaknya juga memberlakukan celup tinta bagi setiap orang yang sudah masuk untuk membeli produk, agar tidak masuk lagi kembali membeli.