Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Terorisme

Fakta-fakta Seorang Dokter yang Ditembak Mati Densus 88, Terduga Teroris, Aktif Berkegiatan Sosial

Tagar #PrayForDokterSunardi menduduki trending nomor 1 di lini masa Twitter Indonesia dengan lebih dari 37 ribu twit, per Jumat sore (11/3/2022).

KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI
Ilustrasi - Petugas Densus 88 tengah berjaga di sekitar rumah terduga teroris 

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sukoharjo Arif Budi Satria membenarkan perihal profesi terduga teroris sebagai dokter.

Arif juga menyebut SU membuka praktik di rumahnya di Gayam, Kecamatan Sukoharjo, dan di Pondok Pesantren Ulul Albab.

“Betul, beliau dokter umum masih aktif,” kata Arief.

Arief menambahkan, SU menjadi anggota IDI sejak lulus pendidikan dokter dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Ia juga aktif melakukan kegiatan sosial dan mengobati pasien secara gratis.

“Beliau berpraktik untuk sosial, banyak yang digratiskan oleh beliau. Kalau itu (pengobatan gratis) kegiatan sosial masing-masing pribadi. Kegiatan (kemanusiaan) itu tidak dilaporkan ke kami,” ujar Arif.

Diduga bagian dari terorisme

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri (Karo Penmas) Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, SU diduga menjabat sebagai deputi dakwah dan informasi, sekaligus nasihat Amir kelompok teroris Jemaah Islamiyah (JI).

Dirinya juga disinyalir merupakan penanggung jawab Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI), yang merupakan sayap organisasi JI dalam bidang kemanusiaan.

HASI sendiri kerap merekrut dan mengirim anggota JI ke Suriah untuk berperang dan menghimpun dana sumbangan dari masyarakat untuk membiayai perjalanan anggota JI ke Suriah.

Pribadi tertutup dan tidak pernah hadir di kegiatan warga

Ketua RT tempat terduga teroris tinggal, Bambang Pujiana Eka Warsono, mengatakan bahwa tempat praktik SU tidak terlalu ramai dengan pasien.

Lebih lanjut Bambang menerangkan, dokter SU terkenal dengan perawakannya yang gempal dan menggunakan tongkat bantu untuk berjalan.

Pengakuan Bambang, SU juga orang yang jarang bersosialisasi dengan warga sekitar.

Keluarga akan melakukan upaya hukum

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved