Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Manado

Daftar Daerah Rawan Bencana di Manado 

2021 merupakan tahun terparah bencana Sulut kurun beberapa tahun terakhir. Mulai bancana banjir dan longsor di Tamako, Sangihe 4 Januari 2022.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Daerah rawan bencana di Manado. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulut termasuk daerah rawan bencana alam.. 

Sebanyak enam daerah di Sulut masuk daerah kategori resiko tinggi bencana alam. 

Catatan tribunmanado, Sulut dihantam bencana selama beberapa tahun terakhir.

Bencana yang terjadi umumnya banjir dan longsor. 

Bencana lokal lainnya adalah pohon tumbang dan tanah longsor. 

Gunung berapi di Sulut juga termasuk rajin meletus.

2021 merupakan tahun terparah bencana Sulut kurun beberapa tahun terakhir. 

Mulai bancana banjir dan longsor di Tamako, Sangihe 4 Januari 2022 yang menewaskan 1 orang. 

Lalu banjir dan longsor di seluruh daerah Sulut. Di Manado, korban jiwa mencapai 6 orang.

Gelombang pasang juga menghantam Manado, Bolsel, Bolmut dan Minsel.

Beberapa hari kemudian, wilayah Talaud dilanda gempa 7.1 richter. Lima rumah dan sebuah rumah sakit rusak.

Tahun 2022 juga tak luput dari bencana.

Revitalisasi selokan yang digagas Pemkot Manado ternyata belum berbuah maksimal.

Banjir dan longsor terjadi di Manado. Dua orang meninggal dunia. Tiga belas kelurahan di 5 kecamatan terdampak.

Yakni Kelurahan Dendengan Luar, Kelurahan Malendeng, Kelurahan Paal Dua dan Kelurahan Ranomuut di Kecamatan Paal Dua.

Kemudian Kelurahan Ranotana Weru, Kelurahan Karombasan Utara dan Kelurahan Wanea di Kecamatan Wanea.

Kemudian, Kelurahan Singkil Dua, Kelurahan Kombos Timur dan Kelurahan Tenate Tanjung di Kecamatan Singkil.

Selanjutnya Kelurahan Sumompo di Kecamatan Tuminting dan Kelurahan Taas serta Kelurahan Tikala Baru di Kecamatan Tikala.

Sebanyak 155 unit rumah milik 174 jiwa dari 76 KK terendam banjir dengan tinggi muka air 30-75 sentimeter.

Kemudian 12 unit rumah rusak ringan, 2 unit rumah rusak berat, 2 titik jalan rusak, 1 tanggul jebol dan 104 jiwa dari 51 KK terdampak longsor.

Walikota Manado Andrei Angouw mengatakan, pihaknya terus menggeber infrastruktur pencegah bencana sembari bersinergi dengan Pemprov Sulut untuk melakukan relokasi warga di bantaran sungai.

Sebanyak 2000 an warga siap direlokasi.

"Kita juga menanti bendungan kuwil untuk mereduksi bencana banjir di Manado," katanya.

Titik rawan bencana Manado

Singkil 

7  kelurahan rawan banjir dan longsor. 

Wenang 

4 kelurahan rawan banjir dan longsor

Paal Dua

5 kelurahan rawan banjir dan longsor

Tikala

6 kelurahan rawan banjir dan longsor

Wanea

5 Kelurahan rawan banjir dan longsor

Sario

4 kelurahan rawan banjir dan longsor

Tuminting 

5 Kelurahan rawan banjir dan longsor. (Art)

Bupati Bolmong Yasti Mokoagow Lobby Program Infrastruktur ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Chord Gitar dan Lirik Lagu Misteri Cinta - Nicky Astria, Kala Cinta Berlabuh di Dermaga

Hari Kedelapan Delapan Operasi Keselamatan Samrat 2022, Polres Minut Jaring 13 Pelanggaran

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved