Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut, Mahasiswi asal Indonesia Tewas di Mesir, Rektor Universitas Al Azhar Turut Berduka
Kecelakaan maut di jalan raya bebas hambatan di sisi padang pasir terpencil di Wadi El-Natrun Center district Beheira, Mesir pada Selasa kemarin.
Informasi yang dihimpun Tribun dari dari situs berita Kairo, Al Bawabh News korban meninggal dalam kecelakaan tunggal, di kilometer 135 dari arah Kairo ke Alexanderia, Mesir.
Jarak Kairo ke provinsi Alexanderia sekitar 210 km.
Ning adalah sapaan untuk putri Kiai Nahdlatul di pesantren salafiah di Jawa.
Almarhumah adalah adalah putri dari KH Fadlolan Musyafa' Muti (52), Khatib Aam Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah periode 2013-2018.
Ayah dan ibu almarhum Nyai Haji Fenty Hidayah, kini jadi pengasuh di Pesantren Fadlul Fadlan Bilingual Berbasis Karakter Salaf di Semarang, Jawa Tengah.
Ayah almarhumah juga tercatat sebagai dosen di Fakultas Dakwah IAIN Walisongo, Semarang, Jateng.
Almarhumah adalah mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Islam dan Bahasa Arab Putri di Universitas Al Azhar, Mesir.
Informasi yang dilansir TribunGorontalo.com dari situs berita Kairo, Al Bawabh News korban meninggal dalam kecelakaan tunggal, di kilometer 135 dari arah Kairo ke Alexanderia, Mesir.

Hingga berita ini diturunkan, polisi Mesir masih menyelidiki insiden ini.
Informasi lain yang diperoleh Tribun dari sebuah akun media sosial almarhum Ning Arina dijadwalkan dimakamkan di Semarang, Indonesia.
Informasi dari bagian penerangan kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI Kairo) di Mesir, Rabu (9/3/2022) dini hari waktu Indonesia, menyebutkan telah menerima informasi dari kepolisian setempat.
Informasi itu membenarkan meninggalnya 1 orang warga Indonesia dan 3 orang luka2 (1 berat dan 2 ringan).
(Tribun Gorontalo)
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com