Berita Sulut
Kapolda Sulut Sebut Masih Ada Hoax Tentang Efek Vaksin
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memimpin dan memantau langsung, pelaksanaan vaksinasi serentak seluruh Indonesia.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Terminal Penumpang di Pelabuhan Samudera Bitung, menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi serentak seluruh Indonesia, Rabu (9/3/2022).
Pada pelaksanaan itu, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo memimpin dan memantau langsung, pelaksanaan vaksinasi serentak seluruh Indonesia.
Dan melakukan conferenceance dengan sejumlah Kapolda di beberapa provinsi.
Kapolda Sulut Irjen Pol Mulyatno, ikut dalam zoom meeting pelaksanaan vaksinasi serentak seluruh Indonesia.
Diikuti oleh jajaran Polda dan Polsek se Indonesia, lewat zoom meeting.
Didampingi Hengky Honandar Wakil walikota Bitung, Kapolda Sulut menjelaskan kegiatan ini merupakan sebuah motivasi untuk semua pihak dalam mengakselerasi vaksinasi Covid 19 di Indonesia.
“Agar supaya seluruh masyarakat kita, memiliki herd immunity,” kata Kapolda Sulut.
Kapolda Sulut menjelaskan, proyeksi pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sudah lebih dari 86 persen untuk dewasa.
Sementara untuk sasaran lansia hampir mencapai 70 persen dan untuk anak-anak hampir mencapai 65 persen.
Pihaknya, tak henti-hentinya menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat di Provinsi Sulut agar tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes) di tengah melaksanakan tugas aktivitas sehari-hari.
Tingkat kesadaran, dalam hal vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan serta menjaga ketertiban serta keamanan bersama.
Agar masyarakat bisa menjalankan aktivitas dengan normal dan sehat, untuk tujuan perekonomian berjalan seperti biasanya.
Pihaknya berharap, untuk target vaksinasi di Sulut, bisa terpenuhi secara optimal.
“Karena hingga saat ini masih ada beberapa kendala di daerah tertentu, masih ada hoax bahwa vaksin itu tidak bermanfaat dan lain sebagainya.
Mudah-mudahan masyarakat makin sadar, bahwa kesehatan adalah kebutuhan utama,” kata dia.