Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Travel

Pesiar ke Pasar Blante Tompaso, Menyaksikan Kearifan Lokal Peternak Sapi Minahasa

Pasar Blante Tompaso, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, sudah dibuka secara resmi, Selasa (2/3/2022).

Tayang:
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
ryo noor/tribun manado
Pasar Blante Tompaso Minahasa 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pasar Blante Tompaso, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, sudah dibuka secara resmi, Selasa (2/3/2022).

Disebut Pasar Blante, sesuai bahasa setempat artinya pasar tempat tukar menukar ternak sapi .

Lokasinya terletak di tepi jalan Tompaso-Langowan, masih satu lokasi dengan Pasar Tradisional Tompaso.

Pasar Blante menempati lahan lapang di depan pasar tradisional tersebut.

Bagi tribuners yang tertarik menelusuri kearifan lokal di tanah Minahasa, Pasar Blante ini bisa menjadi salah satu alternatif. Kali saja, ingin beternak sapi bisa mencari informasi di pasar ini.

Selasa (2/3/2022), Pasar Blante diserbu ratusan peternak di tanah Minahasa. Selain menghadiri acara pembukaan Pasar Blante, para peternak sapi mengikuti Kontes Sapi.

Kontes ini diikuti ratusan sapi kelas atas di Tanah Minahasa. Sapi jenis Peranakan Ongole, Bacan, Sumba hingga ras Limousine hadir di arena.

Selain ikut kontes, ajang itu jadi tempat untuk transaksi jual beli, bahkan blante (tukar menukar) sapi.

Transaksi antar peternak jadi pemandangan umum di pasar ini, bahkan jadi ajang untuk mengembangbiakan sapi lewat pembibitan.

Daerah Tompaso, Langowan, dan Kawangkoan termasuk wilayah Minahasa bagian tengah. Sejak dulu jadi sentra sapi ternak. Warganya berprofesi sebagai petani sekaligus peternak.

Sapi merupakan ternak yang cukup prestise di miliki orang Minahasa. Memilki sapi ibarat punya harta berjalan.

Simak saja harga sapi kelas di Pasar Blante ini. Jenis bacan dan sapi PO ukuran besar dibandrol Rp 50 juta.

Ferry Wowor, Inisiator terlaksananya kegiatan ini mengatakan, kontes sapi seperti ini merupakan budaya para leluhur Minahasa, termasuk di Tanah Tompaso.

Sempat vakum budaya kontes sapi dan pasar blante akhirnya kembali diadakan

“Kami berharap agar budaya ini terjaga selalu, sampai kapanpun walaupun di zaman ini orang lebih suka berbelanja di pasar modern, namun kita juga tidak serta merta meninggalkan pasar tradisional," kata Ketua Pordasi Sulut ini

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved