Kecelakaan Lalu Lintas
Sibuk dengan Hp, Gadis Ini Tewas Menabrak Kereta Api yang Melintas, Padahal Sudah Diteriaki Warga
Terjadi kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pada Selasa pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar pada Selasa pagi.
Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan sepeda motor dan kereta api.
Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor meninggal dunia.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Hari Ini Rabu 2 Maret 2022, Ini Daftar Kabupaten/Kota Potensi Cuaca Ekstrem
Baca juga: Gempa Guncang Lampung Rabu 2 Maret 2022 Pagi, Guncangan di Darat, Ini Info BMKG Magnitudonya
Baca juga: Profil Marcello Tahitoe, Anak Musisi yang Kini Jadi Vokalis Dewa 19

Seorang gadis yang mengendarai sepeda motor tewas setelah kendaraannya menabrak kereta api.
Korban berinisial YKD (19) menabrak gerbong kereta api yang sedang melaju di perlintasan tanpa palang pintu di Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Selasa (1/3/2022) pagi.
Awalnya, sebagian warga yang ada di sekitar lokasi menyangka YKD sengaja menabrakkan sepeda motornya ke rangkaian gerbong kereta api yang sedang melintas dengan motif bunuh diri.
Namun, penyelidikan oleh pihak kepolisian menunjukkan bahwa peristiwa fatal pada Selasa pagi itu murni sebuah kecelakaan akibat kelalaian YKD.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Blitar AKP I Putu Angga Feriyana mengatakan, YKD mengendarai sepeda motornya sambil menelepon melalui ponselnya ketika kecelakaan itu terjadi.
"Korban tidak mendengar suara kereta yang hendak melintas karena berdasarkan keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian, korban sedang menelpon," ujar Angga saat dikonfirmasi, Selasa.
Angga membenarkan adanya anggapan awal warga yang menyaksikan peristiwa itu bahwa YKD disangka sengaja menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas dengan tujuan bunuh diri.
Namun setelah melengkapi keterangan dari beberapa saksi mata, kata dia, YKD tidak menyadari adanya kereta yang akan melintas ketika dia hendak melewati perlintasan tanpa palang pintu tersebut.
"Posisinya kan bukan korban ditabrak lokomotif kereta tapi justru korban menabrak bagian samping gerbong. Itu terjadi karena korban tidak menyadari ada kereta hendak lewat," ujarnya.
Kata Angga, warga di sekitar lokasi sudah berteriak memberi peringatan, tetapi diduga YKD tidak mendengarnya.

Akibatnya, ujar Angga, YKD dan sepeda motornya sempat terseret sejauh enam meter. YKD meninggal di lokasi kejadian, diduga akibat luka parah di bagian kepala.
Berdasarkan keterangan keluarga, YKD sedang berkendara menuju sebuah pasar untuk berbelanja.