Carabao Cup

Thomas Tuchel Akui Sala saat Pasang Kepa di Adu Penalti yang Dimenangkan Liverpool 

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel langsung pasang badan menyusul kekalahan The Blues 10-11 dalam drama adu penalti kontra Liverpool di final Piala.

Editor: Aswin_Lumintang
(JUSTIN TALLIS / POOL / AFP)
foto - Pelatih kepala Chelsea asal Jerman Thomas Tuchel (kanan) mengucapkan selamat kepada bek Spanyol Chelsea Marcos Alonso (tengah) dan gelandang Chelsea AS Christian Pulisic 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LONDON - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel langsung pasang badan menyusul kekalahan The Blues 10-11 dalam drama adu penalti kontra Liverpool di final Piala.

Carabao Cup 2022 di Stadion, Wembley, London, Senin (28/2).

Jelang adu tos-tosan setelah laga berakhir 0-0 hingga babak tambahan, Tuchel memang melakukan strategi yang kemudian terbukti jadi bumerang.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas, 8 Orang Jadi Korban, Mobil Innova dan 2 Motor Rusak Parah Usai Dihantam Truk

Baca juga: Akhirnya Terungkap Kejadian Masa Lalu Gilang Dirga yang Bikin Dirinya Menyesal Hingga Sekarang

Menit ke-120, dia memasukkan kiper Keppa Arrizabalaga untuk mengganti Kiper Edouard Mendy. Kiper asal Spanyol berusia 27 tahun ini sebelumnya memang jadi spesialis adu penalti The Blues.

Dia Piala Super Eropa 2021 lalu misalnya, Kepa menjadi pahlawan kemenangan The Blues setelah menggagalkan dua eksekusi Villarreal.

Penjaga gawang Chelsea asal Spanyol Kepa Arrizabalaga (kanan) menggantikan penjaga gawang Senegal kelahiran Prancis, Edouard Mendy (kiri) di babak akhir perpanjangan waktu saat pertandingan sepak bola Piala Super UEFA antara Chelsea dan Villarreal di Windsor Park di Belfast pada 11 Agustus 2021.
Penjaga gawang Chelsea asal Spanyol Kepa Arrizabalaga (kanan) menggantikan penjaga gawang Senegal kelahiran Prancis, Edouard Mendy (kiri) di babak akhir perpanjangan waktu saat pertandingan sepak bola Piala Super UEFA antara Chelsea dan Villarreal di Windsor Park di Belfast pada 11 Agustus 2021. (PAUL ELLIS / AFP)

Tapi yang terjadi kemarin, alih-alih jadi pahlawan, Kepa justru jadi pecundang.

Dalam tos-tosan tersebut, dia praktis gagal membendung tendangan sepuluh pemain Liverpool.

Tapi kegagalan serupa juga dilakukan kiper Liverpool, Caomhin Kelleher yang juga tak bisa menangkal satu pun eksekusi pemain Chelsea.

Hingga akhirnya tibalah giliran kiper kedua tim yang melakukan eksekusi.

Kelleher sukses memerdayai Kepa hingga skor jadi 10-11 untuk Liverpool.

Giliran Kepa, tendangannya melambung jauh di atas mistar, yang mengantarkan kemenangan The Reds.

Kepa pun langsung tertunduk. Para pemain The Blues lainnya mengerubungi sang kiper untuk menghiburnya. Untuk membangkitkan semangatnya. Sementara para pemain Liverpool berpesta.

Tuchel juga langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan Kepa jadi sasaran kritikan.

Menurutnya, kekalahan The Blues bukan lantaran sang kiper melainkan karena kesalahannya dalam mengambil keputusan.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved