Konflik Rusia vs Ukraina
Pasukan Rusia Ciut Usai Dimarahi Seorang Kakek di Ukraina, Sebut Kalian Itu Boneka
Seperti yang diketahui invasi Rusia ke Ukraina tengah jadi sorotan dunia. Terkait hal tersebut membuat kini Ukraina kewalahan melawan serangan Rusia.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui invasi Rusia ke Ukraina tengah jadi sorotan dunia.
Terkait hal tersebut membuat kini Ukraina kewalahan melawan serangan Rusia.
Namun dibalik serangan tersebut ada hal-hal tak terduga terjadi di lapangan.
Baca juga: Komentar Cewek Bitung Marsellina tentang Jalan Tol: Lebih Cepat dan Hemat Bensin
Baca juga: Baru Terungkap Ternyata Nama Anak Atta dan Aurel Awalnya Bukan Ameena Hanna Nur Atta, Ini Faktanya
Baca juga: Baru Terungkap Ternyata 5 Zodiak ini Adalah Sosok yang Paling Cepat Move On, Gampang Dapat Pasangan
Di tengah gonjang-ganjing pertempuran Rusia dan Ukraina, aksi seorang kakek satu ini mencuri perhatian.
Kakek tersebut terekam kamera sedang mengusir dan memarahi tentara Rusia.
Dia mengaku sebagai orang Rusia yang tinggal di Ukraina.
Tanpa takut dan gentar sedikit pun, kakek tersebut memarahi tentara Rusia habis-habisan.
Dia bahkan berujar kepada tentara Rusia yang harusnya mengaku malu dengan apa yang dilakukan tentara Ruisa terhadap Ukraina.
"Apa yang dilakukan di sini? Saya juga orang Rusia tetapi tinggal di negara ini. Anda memiliki negara Anda sendiri, kami juga," kata kakek itu berdasarkan terjemahan yang dunggah jurnalis lepas Olga Tokariuk di twitter dikutip dari Daily Star.
Kakek itu mengatakan Rusia harusnya fokus dengan permasalahan di negaranya sendiri.
Tak tanggung-tanggung dia bahkan menghardik tentara tersebut dengan mengatakan para tentara itu hanyalah peralat bak boneka.
"Bukankah ada masalah di negara kalian harus diselesaikan. Apakah anda semua kaya dan di sana di Emirat? kalian hanya boneka," ujar sang kakek melanjutkan perkataannya.
Diketahui peristiwa tersebut diketahui terjadi Sabtu (26/2/2022) dini hari do Kota Melitopol, sekira 112 kilometer dari perbatasan Krimea yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.
Tentara Rusia yang dimarahi kakek tersebut pun hanya diam meski sang kakek mengepalkan tinjunya di depan mereka.
Wajah mereka ditutupi topeng dan menggunakan tudung.
