Terkini Nasional

Kabar Terbaru Tentang JHT, Presiden Joko Widodo Panggil Airlangga dan Menaker Ida Fauziyah

Sudah diperintahkan oleh presiden untuk menyederhanakan tata cara dan persyaratan pembayaran JHT.

YouTube Sekretariat Presiden
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terkait polemik pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT).

Kabar terbaru Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memanggil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah

Berikut ini yang disampaikan Presiden Jokowi kepada menteri menteri tersebut. 

Baca juga: Hujan Lebat Disertai Petir Hingga Angin Kencang Potensi Terjadi Selasa 22 Februari 2022, Info BMKG

Baca juga: Tanda Covid 19 Omicron Serang Tubuh, Ini Gejala yang Paling Dikeluhkan Pasien

Baca juga: Info BMKG, Gempa Bumi di Sukabumi Tadi Pukul 01.04 WIB Selasa 22 Februari 2022, Magnitudo 3.0

Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan yang merilis aturan baru terkait dana JHT baru bisa dicairkan pada usia 56 tahun.

Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan yang merilis aturan baru terkait dana JHT baru bisa dicairkan pada usia 56 tahun. (Kemenaker RI)

Sudah diperintahkan oleh presiden untuk menyederhanakan tata cara dan persyaratan pembayaran JHT.

"Dipermudah agar dana JHT itu bisa diambil oleh individu pekerja yang sedang mengalami masa-masa sulit sekarang ini terutama yang sedang menghadapi PHK," kata Menteri Sekretariat Negara Pratikno, dalam akun Youtube Kemensetneg, Senin, (21/2/2022).

Untuk detilnya, kata Pratikno nanti akan diatur lebih lanjut dalam revisi Peraturan Menteri Tenaga Kerja.

Menurut Pratikno, Presiden Jokowi terus mengikuti aspirasi para pekerja dalam polemik pencairan dana JHT.

Presiden memahami keberatan pekerja terhadap peraturan menteri tenaga kerja nomor 22 tahun 2022 tentang tata cara dan persyaratan pembayaran JHT. Oleh karenanya Presiden meminta aturan tersebut diubah.

Meskipun demikian, Presiden, kata Pratikno mengajak para pekerja untuk mendukung situasi yang kondusif, terutama dalam rangka meningkatkan daya saing perekonomian dan investasi di dalam negeri.

"Ini penting sekali dalam rangka membuka lebih banyak lapangan kerja yang berkualitas," pungkasnya.

Telah tayang di: Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved