Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengeroyokan Ketum KNPI

'Bunuh dan Mati' Ketum KNPI Haris Pertama Babak Belur Dikeroyok dan Diancam, Pelaku Diburu Polisi

"Saya sambil lindungi kepala belakang dan depan itu ada lebih orang meneriakan 'bunuh mati bunuh mati'," kata Haris Pertama setelah dikeroyok.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
Kolase Foto Warta Kota/Twitter
Ketum KNPI Haris Pertama babak belur dikeroyok OTK. Deteriaki bunuh dan mati. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - "Saya sambil lindungi kepala belakang dan depan itu ada lebih orang meneriakan 'bunuh mati bunuh mati'," kata Haris Pertama.

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) Haris Pratama dikeroyok OTK di sebuah rumah makan.

Ia meyakini ada dalang dalam pengeroyokan yang dialaminya.

Haris Pertama merasa menjadi target pembunuhan berencana oleh seseorang yang belum diketahuinya.

Ia dikeroyok oleh tiga orang tidak dikenal di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (21/2/2022) pukul 14.00 WIB.\

Kata Haris, ia tidak mengenal ketiga pelaku pengeroyokan. Haris juga merasa tidak punya masalah pribadi dengan siapapun.

"Saya tidak pernah punya masalah dengan mereka bertiga saya juga tidak kenal tiba- tiba dia (pelaku) pukul saya," ujar Haris dihubungi Selasa (22/2/2022).

Sehingga kata Haris, ia meyakini ketiga orang itu disuruh oleh seseorang. Diyakini ketiga pelaku berniat menghabisi nyawa Haris.

Sebab, saat peristiwa pengeroyokan terjadi, Haris mendengar kata bunuh dan mati dari ketiga pelaku.

"Saya sambil lindungi kepala belakang dan depan itu ada lebih orang meneriakan 'bunuh mati bunuh mati'," kata Haris.

Diduga para pelaku juga sudah membututinya sedari rumah hingga ke kawasan Cikini.

Sebab kata Haris, keterangan dari security setempat, ketiga orang itu sudah ada sejak Haris turun dari mobil.

Ia mengklaim sudah mempunyai bukti rekaman CCTV.

Usai peristiwa pengeroyokan terjadi, Haris melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved