KKB di Papua
'Tidak Berperikemanusiaan' KKB Papua Serang Pemukiman Puncak saat Ibadah Suci, Warga Berhamburan
KKB kembali membakar rumah warga di Kabupaten Puncak, Papua di saat momen ibadah suci umat kristen pada Minggu (20/2/2022).
yang berjarak sekitar 150 meter dari Pasar Tradisional Ilaga," kata Kolonel Aqsa.
Bahkan dua anggota KKB sempat melintasi Pos Koramil Gome dengan kecepatan tinggi, menggunakan sepeda motor sekira pukul 11.48 WIT.
Keduanya bergerak dari arah Kampung Kunga, Distrik Gome."Keduanya terlihat membawa tas plastik merah membawa amunisi,
kemudian aparat TNI mencoba menghentikan dengan tembakan peringatan, namun kedua orang KST berhasil melarikan diri."
Sementara 7 anggota KKB yang berada di area tower, melarikan diri ke hutan Eromaga, saat aparat gabungan bertindak.
"Tidak ada korban jiwa, namun ada sekitar 4 unit rumah warga yang dibakar.
Satu di dekat SMK Negeri 1 Ilaga dan satu lainnya di dekat tower," kata Aqsa.
Kapendam berharap KKB sadar bila tindakannya tersebut melanggar HAM dan barbar.
Warga setempat juga diminta untuk tidak terbawa kemauan KKB.
"Tidak berperikemanusiaan, mengganggu pembangunan di tanah Papua.
Agama manapun tidak membenarkannya, apalagi dilakukan di hari suci bagi seluruh umat Kristiani" ujarnya.
Berita Terkait KKB Papua
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com