Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Artis

Wanita Ini Ungkap Sifat Asli Vicky Prasetyo, 'Maka dari Itu Aku Mau Nikah Sama Dia'

Vicky Prasetyo dan Rama Nuraini dulu sempat menikah pada 14 Agustus 2005 silam dan telah dikaruniai 3 orang anak.

Editor: Ventrico Nonutu
Kolase Youtube Trans TV Official/Istimewa
Vicky Prasetyo dan Rama Nuraini. 


Foto: Vicky Prasetyo.

"Dulu pacaran setahun, baru akhirnya kita married. Kenalnya juga di ulang tahun teman. Ternyata teman kita ya orang yang sama, pas kita datang terus ketemu. Terus dia dekati aku minta nomor telepon sampai akhirnya putuskan married," jawab Rama.

Seperti diketahui, saat awal kemunculannya Vicky sempat mendapat hujatan bertubi-tubi.

Rama kemudian membeberkan sifat mantan suami yang membuat dirinya mantap untuk menikahi Vicky.

"Dia itu orangnya kerja keras banget, bertanggung jawab. Walaupun tahu kita awal nggak punya apa-apa. Bahkan dulu dia pernah mau kerja jadi tukang parkir dan nggak malu. Untuk ke keluarganya dia bakal tanggung jawab banget, maka dari itu aku mau nikah sama dia," ujar Rama.

Dikatakan Rama, ia mengaku bersyukur menikahi Vicky.

Menurutnya, anak pertama membuka rezeki untuk keluarga mereka meski Vicky hanya bekerja sebagai anak band.

"Kita berdua nikah di umur 21 atau 22 tahun waktu itu. Dia juga anak band metal dan kalau pulang bawa uang paling Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu doang. Tapi pas ada anak pertama lahir, rasanya kayak keran rezekinya terbuka, ada aja gitu," tambahnya.

Sayangnya, pernikahan mereka hanya bertahan selama 9 tahun dan berakhir perceraian.

Hal ini dikarenakan Vicky tergoda dengan wanita lain.

Aturan Main Berteman dengan Mantan Istri Suami

Jika melihat kekompakan seorang istri dengan mantan istrinya suami, selalu membuat banyak orang berdecak kagum. Senantiasa rukun, terlebih demi anak yang menjadi bagian dari dua buah pernikahan, amat luar biasa. Biasanya, hampir tidak pernah ada hubungan yang benar - benar baik antara mantan dan penggantinya.

Menurut Anggia Chrisanti, konselor dan terapis dari Biro Konsultasi Psikologi Westaria, kompak dengan mantan istrinya suami ternyata tidak sepenuhnya tepat. Meskipun bukan berarti harus bertikai.

Dalam sebuah penelitian psikologi, bisa berteman dengan mantan pacar dapat dikategorikan 'sakit jiwa', tentu bukan dalam konteks sakit jiwa yang sesungguhnya. "Mengapa? Karena dalam sudut pandang paling sederhana, di dalam tindakan ini terdapat kecenderungan pengabaian perasaan," Anggia Chrisanti, kepada Aura, Senin, 12 Februari 2018.

Lebih lanjut Anggia menambahkan, berteman dengan mantan boleh saja. Tapi tidak berarti mantan selalu ada dalam lingkaran kehidupan, menjadi akrab, dan melibatkan mantan dalam hampir semua kehidupan. "Dan ini baru dari sudut pandang mantan dengan mantan. Namun yang lebih 'gila', ingat, bukan dalam artian sakit jiwa sesungguhnya, adalah ketika kita sebagai istri baru, akrab dengan mantan istrinya suami," ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved