Pantas Tien Soeharto Tak Pernah Beri Restu Mayangsari, Ternyata Tokoh Pendukung PP 10
Terungkap pada akhirnya, alasan sebenarnya Bu Tien enggan menganggap Mayangsari bisa masuk ke dalam keluarga cendana.
Rupanya ada alasan tertentu yang membuat dirinya dan anak dari Mayangsari tak diakui.
Selama 20 tahun juga, Mayangsari selalu menunggu direstui hubungannya dengan Bambang Trihatmodjo.
Sayangnya, Bu Tien dan Presiden Soeharto sudah tiada saat ini.
Menurut kerabat dari Bu Tien yang tak bersedia diungkap identitasnya, Bu Tien sangat menentang tindakan poligami.
"Almarhum Ibu Tien Soeharto merupakan tokoh pendukung PP 10 tentang larangan poligami maksudnya kan jelas.
Jadi, istri sah Bambang adalah Halimah, dan cucu yang sah adalah anak-anak Bambang dari Halimah," ujar kerabat tersebut.
"Sampai kapan pun dia (Mayang) tak akan diakui keberadaanya sebagai istri Bambang," tegasnya, seperti yang dikutip dari Grid Hot.
Tak berhenti sampai di situ saja, menurut penuturuan dari kerabat ini, sikap Bambang Trihatmodjo juga banyak berubah sejak kenal dengan Mayangsari.
Dulu, Bambang Trihatmodjo dikenal sebagai lelaki yang begitu hangat dan menyayangi keluarganya.
Namun semua itu berubah sejak hubungan gelapnya dengan Mayangsari mulai terjadi.
"Saya sangat mengenal kedua sosok ini (Halimah-Bambang), mereka adalah pasangan yang sangat serasi. Perhatian Mas Bambang terhadap keluarga, terutama anak-anaknya sangat luar biasa,"
"Tapi, sekarang (setelah kenal Mayangsari) Mas Bambang gampang marah dan sering bengong," ujarnya kala itu di tahun 2008.
Sejauh ini memang diketahui, Mayangsari masih belum bisa menggantikan pesona Halimah Kamil sebagai menantu idaman di mata orang tua Bambang Trihatmodjo.
Kabar terkait nihilnya warisan yang akan didapatkan Mayangsari dari Bambang Trihatmodjo sempat dibahas beberapa tahun lalu.
Hal itu tepat setelah kabar Mayangsari sudah resmi dinyatakan menikah dengan Bambang Trihatmodjo.