Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Sitaro

Dinas P3AP2KB Sitaro Pastikan Lakukan Pendampingan Korban Dugaan Pelecehan

Dugaan kekerasan seksual yang dialami QD, bocah 4 tahun asal Kelurahan Paniki Kecamatan Siau Barat Kabupaten Kepulauan Siau

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Octavian Hermanses/Tribun manado
Kepala Seksi Perlindungan Anak Dinas P3AP2KB Sitaro, Jerry Tolosang 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Dugaan kekerasan seksual yang dialami QD, bocah 4 tahun asal Kelurahan Paniki Kecamatan Siau Barat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menuai reaksi dari berbagai pihak.

Salah satu datang dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Sitaro.

Dimana pada Kamis (17/2/2022), pihak Dinas P3AP2KB melalui petugas Perlindungan Perempuan dan Anak mendatangi rumah korban di Kelurahan Paniki Lingkungan II Kecamatan Siau Barat.

Kesempatan itu, petugas melakukan dialog dengan korban maupun pihak keluarga guna mengetahui kondisi anak dan dampak dari kejadian yang dialami.

"Kalau kunjungan tadi, belum dalam pendampingan tapi hanya sebatas melihat kondisi psikis dari korban. Jadi itu merupakan langkah awal dari kita sebagai OPD teknis," terang Jerry Tolosang, Kepala Seksi Pelindungan Anak Dinas P3AP2KB Sitaro.

Dari kunjungan tersebut, pihaknya akan melakukan kajian sebagaimana tupoksi yang melekat pada Bidang PPA Dinas P3AP2KB untuk selanjutnya dilakukan penanganan lanjutan.

"Karena kita disini masih terbatas dalam hal pelayanan, maka dugaan kasus ini akan kita konsultasikan ke provinsi. Jadi seperti itu untuk langkah awal yang kita ambil," ujar Tolosang.

Disentil tentang upaya pendampingan terhadap korban, Tolosang menyebut hal itu pastinya akan dilakukan, namun pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan PPA Provinsi Sulawesi Utara.

"Karena di PPA Sitaro belum ada tenaga-tenaga ahli seperti psikolog. Untuk saat ini, kita sebatas mengukur dampak psikis yang dialami korban, baru kita akan meminta bantuan SDM dari provinsi," terang Tolosang.

Terkait langkah hukum yang ditempuh korban maupun keluarga, Tolosang memastikan pihaknya bakal memberikan dukungan penuh untuk penuntasan kasus dugaan kekerasan seksual ini.

"PPA akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengawal kasua ini sehingga sehingga sedapat mungkin bisa tuntas sampai ke proses penuntutan," kuncinya. 

Tentang Sitaro

Sitaro adalah singkatan dari Siau Tagulandang Biaro.

Sitaro merupakan salah satu Kabupaten Kepulauan di provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. 

Kabupaten yang beribukota di Ondong Siau ini memiliki luas total 275,96 km2.

Jarak Siau ke Manado, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara 146 Kilometer, dengan waktu tempuh 4 jam naik kapal dari Pelabuhan Manado.

Di Sitaro ada Gunung Karangetang.

Salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia dengan letusan sebanyak lebih dari 40 kali sejak 1675 serta banyak letusan kecil yang tidak terdokumentasi pada catatan sejarah.

Saat ini kabupaten ini dipimpin oleh Bupati Sitaro Evangelian Sasingen serta Wakil Bupati John Heit Palandung.(HER)

Baca juga: Walikota Andrei Angouw Sudah Tahu Ada ASN di Manado Bobol Aplikasi Absensi

Baca juga: Pantas Kalina Ocktaranny Menyesal Tak Dengar Perkataan Anaknya, Ternyata Benar dan Terbukti

Baca juga: Terpilih Sebagai Dekan FPIK Periode 2022-2026, Roike Akan Terapkan Program Kampus Merdeka

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved