Berita Boltim

DLH Provinsi Fasilitasi Pemkab Boltim dan Mitra Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Buyat

Turut hadir di antaranya instansi teknis Pemkab Boltim, Ketua dan sejumlah anggota DPRD Boltim, Camat Kotabunan dan Kepala Desa Buyat.

Penulis: Rustaman Paputungan | Editor: Rizali Posumah
Istimewa.
Pemerintah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bahas dugaan tercemarnya Sungai Buyat oleh limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) dibahas, Selasa (15/2/2022). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Bolaang Mongondow Timur (Boltim) bahas dugaan tercemarnya Sungai Buyat oleh limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) dibahas, Selasa (15/2/2022).

Pembahasan bertempat di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan tersebut, turut hadir di antaranya instansi teknis Pemkab Boltim, Ketua dan sejumlah anggota DPRD Boltim, Camat Kotabunan dan Kepala Desa Buyat bersatu sebagai pelapor, dan juga perwakilan PT Sumber Energi Jaya (SEJ) sebagai terlapor. 

Berdasarkan hasil uji baku mutu air Sungai Buyat oleh Dinas Lingkungan Hidup Boltim pada tahun 2021 lalu, dinyatakan bahwa air sungai tercemar limbah B3.

Limbah berbahaya itu mengalir dari Sungai Buyayut ke Sungai Buyat yang diduga berasal dari aktivitas tambang emas di Daerah tetangga.

Hasil temuan itu, kemudian dilaporkan oleh para Kepala Desa yang dilintasi sungai tersebut kepada DPRD Boltim,sehingga berujung pertemuan hari ini di Kantor DLH Provinsi Sulut.

Kepala DLH Provinsi Sulut,Limi Mokodompit mengatakan, pertemuan itu untuk mencari solusi mengenai dugaan pencemaran Sungai Buyat agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan, terutama masyarakat di sepanjang aliran sungai itu. 

"Kami memfasilitasi agar lingkungan kita tidak tercemar,” katanya.

Salah satu permintaan DLH Boltim dan Pemerintah Desa Buyat bersatu yang disampaikan dalam pertemuan itu adalah menguji kembali kualitas air Sungai Buyat yang kemudian disepakati oleh para pihak, termasuk PT SEJ.

Pengambilan sampel akan dilakukan bersama-sama.

“Kami akan memfasilitasi uji kandungan air yang berada di aliran Sungai Buyat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mitra.

Kalau nantinya Sungai Buyat tercemar maka kami dari pihak DLH Provinsi akan menindak tegas PT SEJ,” tegas Limi.

Diketahui PT Sumber Energi Jaya (SEJ) adalah perusahan pertambangan emas yang beroperasi di Kecamatan Ratatotok Minahasa Tenggara, yang berbatasan langsung dengan Desa Buyat Bersatu Bolaang Mongondow Timur.

Sosok Mayjen Cholid Ayah Mertua Jendral Dudung, Politisi PDI Perjuangan, Meninggal Dua Tahun Lalu

Pemilihan Sangadi 15 Desa di Kotamobagu Masih Menunggu Perda

Ciri-ciri Gejala Omicron bagi Orang yang Sudah Divaksin Booster, dari Sakit Kepala hingga Nyeri otot

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved