Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 06.45 WIB, Seorang Guru Tewas, Alami Tabrakan Akibat Jalan Rusak Berlubang

Terjadi kecelakaan maut di Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis pagi.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Jateng/Budi Susanto
Ilustrasi jalan berlubang sebabkan kecelakaan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis pagi.

Peristiwa kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan sepeda motor.

Akibat kecelakaan tersebut seorang pengendara motor meninggal dunia.

Baca juga: Gempa Guncang Lampung di Darat Jumat 11 Februari 2022 Pagi, Info BMKG Magnitudo dan Titik lokasi

Baca juga: Imigrasi Manado Deportasi WNA Amerika Serikat Pelanggar Keimigrasian

Baca juga: Ramalan Zodiak Jumat 11 Februari 2022, Leo Punya Ide Bagus, Scorpio Berat Buat Keputusan

Foto : Tangkapan layar: Viral di lini masa Facebook Garut seorang guru agama meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (10/2/2022). (Dok Ryan Suhendar)

Netizen Garut digegerkan dengan kabar seorang guru agama meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan KH Hasan Arif, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (10/2/2022).

Kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 06.45 WIB saat sang guru bersama istrinya hendak menuju sekolah untuk mengajar.

Video detik-detik setelah kecelakaan itu kini beredar di media sosial mau pun WhatsApp Grup dan menjadi viral.

Dalam video yang berdurasi 21 detik itu terlihat seorang wanita yang diketahui merupakan istri korban sedang mentalkin (menuntun membaca kalimat tauhid) kepada suaminya yang tergeletak. 

Di Facebook sendiri warga geram dengan kondisi sepanjang Jalan KH Hasan Arif rusak berat sehingga kecelakaan tersebut diduga akibat rusaknya jalan tersebut.

Ryan Suhendar, salah satu akun Facebook yang mengunggah video tersebut menuliskan pesan kepada bupati Garut untuk memperhatikan jalan tersebut karena sudah banyak korban yang meninggal dunia.

"Pak bupati nyuhunkeun perhatian na tos seer korban nu meninggal di jalan banyuresmi, (Pak Bupati tolong perhatiannya, sudah banyak korban yang meninggal dunia di Jalan Banyuresmi," tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian mendapat banyak respons dari warganet lain dan sudah dibagikan oleh lebih dari 237 akun lainnya.

Respon tersebut menyoal soal buruknya kondisi Jalan KH Hasan Arif yang menyambungkan tiga kecamatan yakni Banyuresmi, Leuwigoong, dan Kecamatan Cibiuk.

Warganet juga menuliskan bahwa korban yang meninggal tersebut merupakan guru agama di SMPN 1 Banyuresmi.

"Pak Yuda guru agama di SMP 1, banyuresmi," tulis Nur Anggraeni.

"Atuh jalannya banyak lubang, saya tiap hari melewati banyak lubang," tulis Iyam Mariam.

Dari pantauan Tribunjabar.id kerusakan ringan hingga berat terjadi di kawasan tersebut, pengendara pun harus berhati-hati.

Beberapa jalan berlubang pun terdapat di beberapa ruas jalan KH Hasan Arif dari mulai Depan SMKN 2 Garut hingga Polsek Leuwigoong yang memiliki panjang 13,8 Km.

Penjelasan polisi

Telah terjadi laka lantas pada hari Kamis tanggal 10 februari 2022 sekitar Pukul 06.45 WIB, bertempat di Jalan KH. Hasan Arief.

“(Jalan Raya antara Bundaran STM – Banyuresmi)” tepatnya di Kampung Cikarokrok Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Ungkap Kapolsek Banyuresmi Kompol Supian BJ SH, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya. Kamis Sore 10 Februari 2022

Menurutnya kendaraan yang terlibat, dua kendaraan bermotor pertama Sepeda motor Honda Genio No. Pol Z 3696 DAQ di kendarai Anisa Alawiyah (21 Th), seorang pekarja karyawan swasta, beralamat di Kampung Kertamanah Desa Cimurah Kecamatan Karang Pawitan Kabupaten Garut”

” Ke-dua dangan sepeda motor Kawasaki No. Pol Z 2933 EQ di kendarai Yuda Yuhamdani (43 Th), pekerjaan Guru honorer (SMP N 1 Banyuresmi), beralamat di Kampung Pasirmalang Rt 03/02 Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong kaler Kabupaten Garut”

Selajutnya dari hasil olah TKP kronologi kejadian kecelakaan terjadi diduga Sepeda motor Honda Genio No. Pol Z 3696 DAQ di kendarai Anisa datang dari arah Banyuresmi menuju kearah bunderan STM.

Foto : Ilustrasi kecelakaan. (istimewa)

“Sewaktu melintasi jalan lurus datar bergerak terlalu kekanan, keluar marka jalan garis putih putus – putus menghindari jalan yang berlubang, kemudian berserempetan dengan Sepeda motor Kawasaki No. Pol Z 2933 EQ di kendarai Yuda yang datang dari arah berlawanan”

Akibat kejadian tersebut tiga orang mengalami luka ringan antara lain Anisah Alawiyah, Paratiwi Maharani, Ai Siti, dan meninggal dunia Alm. Yuda Yuhamdani (Guru SMP Negeri 1 Banyuresmi)

Dalam proses evakuasi korban petugas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Panit Lantas Ipda Mahmudi, Panit I Lantas Bripka Asep Eryana, Nanang (Saksi) Kp. Bojong 05/04 Desa Balewangi Kecamatan Cisurupan, Dede Rahmat (Saksi) Kp. Cigagak Rt 02 Rw 05 Ds. Sukaratu Kecamatan. Banyuresmi Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan ini dihimbau, bagi pengendara bermotor agar dalam berkendara senantiasa berhati-hati, jangan ngebut apalagi jalan banyak yang berlubang, karena kecelakaan sering terjadi karena disebabkan oleh Human Error (kesalahan manusia), faktor alam/cuaca (hujan), jalan rusak berlubang, turun, naik, kondisi kendaraan (laik/ tidak laik). Tegas Kapolsek Banyuresmi Kompol Supian BJ SH.

Ditempat terpisah rekan (Alm Yuda, Yuhamdani), Yogi Suhendar, S.Pd mengucapakan Innalillahi wa Inna ilaihi Raji’un, Kami keluarga besar SMP Negeri 1 Banyuresmi Ikut belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Almarhum Yuda Yuhamdani, S.Pd, semoga diterima iman dan islamya dan semoga pihak keluarga diberikan kesabaran. Amin

“Saya berharap Kepada Pemerintah Kabupaten Garut, untuk segara memperbaiki Jalan Raya KH. Hasan Arief Banyuresmi yang sudah banyak berlubang, sehingga jangan sampai ada korban jiwa kembali”. Tandasnya

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved