Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Krisis Myanmar

Junta Militer Tuduh Aung San Suu Kyi Terima Uang 550 Ribu Dolar AS

Pemimpin Junta Myanmar mengajukan tuduhan korupsi ke-11 terhadap Aung San Suu Kyi.Ini merupakan dakwaan terbaru terhadap peraih Nobel tersebut.

Tayang:
Editor: Aswin_Lumintang
Kolase Tribun Manado
Sosok Min Aung Hlaing menggantikan Aung San Suu Kyi Pemimpin Myanmar 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MYANMAR - Pemimpin Junta Myanmar mengajukan tuduhan korupsi ke-11 terhadap Aung San Suu Kyi.

Ini merupakan dakwaan terbaru terhadap peraih Nobel tersebut.

Melansir Al Jazeera, kasus barus diumumkan pada Kamis (3/2/2022). 

Tim informasi militer menjelaskan, Aung San Suu Kyi diduga menerima 550.000 dolar AS sebagai sumbangan untuk yayasan amal yang dinamai berdasarkan nama sang ibu.

FOTO - Tentara berjaga di jalanan Naypyidaw, Myanmar, pada 1 Februari 2021. Penjagaan dilakukan setelah militer melakukan kudeta dengan menahan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.
FOTO - Tentara berjaga di jalanan Naypyidaw, Myanmar, pada 1 Februari 2021. Penjagaan dilakukan setelah militer melakukan kudeta dengan menahan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint. ((STR via AFP))

Pernyataan itu tidak memberikan rincian tentang kapan proses pengadilan akan dimulai.

Aung San Suu Kyi (76) ditahan sejak kudeta 1 Februari 2021 yang memicu protes massal dan tindakan keras berdarah.

Lebih dari 1.500 warga sipil tewas, menurut kelompok pemantau lokal.

Dia telah dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena hasutan terhadap militer, melanggar aturan Covid-19, dan melanggar undang-undang telekomunikasi.

Pada minggu ini, pemerintah militer mengumumkan Aung San Suu Kyi akan menghadapi persidangan mulai pertengahan Februari atas tuduhan mempengaruhi komisi pemilihan Myanmar selama jajak pendapat 2020.

Baca juga: BREAKING NEWS, Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Banten, BMKG: Waspada Gempa Susulan

Baca juga: BREAKING NEWS, Kejaksaan Negeri Bitung Lakukan Pemeriksaan Dokumen di Ruangan Sekretaris KPU

Hal ini membuat partai Aung San Suu Kyi mengalahkan saingannya yang bersekutu dengan militer.

Berubah jadi abu

Perlawanan terhadap kudeta sejak tahun lalu telah memicu lebih banyak kekerasan dari militer .

Pada Kamis (3/2/2022), militer Myanmar meluncurkan serangan baru terhadap penduduk sipil di wilayah barat laut Sagaing.

Pasukan militer diduga membakar hampir 400 rumah dan memaksa ribuan penduduk mengungsi.

Penduduk desa Mwe Tone mengatakan kepada kantor berita Associated Press (AP) bahwa 200 dari 250 rumah di sana dilalap api.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved