Kabar Artis
Shannon Wong Bongkar Video Kekerasan yang Dialaminya, Akui Depresi, Sudah 12 Tahun Jadi Korban
Shannon Wong mendadak mengaku jadi korban kekerasan orangtuanya. Hal itu telah berlangsung selama 12 tahun.
Penulis: Yeshinta Sumampouw | Editor: Yeshinta Sumampouw
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Shannon Wong mendadak jadi sorotan.
Wanita yang kini dikenal sebagai pacar Athalla Naufal, adik Verrell Bramasta, mendadak mengunggah video tentang kekerasan yang dialaminya.
Tak hanya mengunggah video saat alami kekerasan dalam rumah tangga, Shannon Wong lantas mengungkap pengakuan mengejutkan.

Menurut pengakuan pacar athalla naufal tersebut, ia mengalami kekerasan fisik dan kekerasan verbal selama 12 tahun.
Ia bahkan secara blak-blakan mengaku mengalami depresi dan sejumlah gangguan mental lainnya karena kekerasan tersebut.
"Maaf ya aku udah gabisa seaktif dulu, update banyak di social media dikarenakan kondisi aku saat ini," kata Shannon Wong pada Senin (31/1/2022).
"Aku udah mengalami physical and verbal abuse selama 12 tahun. Yang selama ini kalian lihat di social media itu rekayasa," kata dia.
"Aku mengalami depression, anxiety, trichotillomania disorder, self harm sejak kelas 1 SD."
"Selama ini aku belum berani speak up karena ketakutan aku," ungkap pacar Athalla Naufal.

Lama menyimpan rahasia tersebut, Shannon Wkng mengaku kini tak tahan lagi dengan perlakuan anggota keluarganya.
Bahkan dirinya didiagnosa mengalami gangguan stres pascatrauma.
"Aku (merasa) udah cukup dengan ini semua dan sudah didiagnosed memiliki post traumatic stress disorder, jadi aku memberanikan diri untuk speak up."
Ia mengaku sudah memikirkan matang-matang dan meyakinkan diri untuk mengunggah video kekerasan yang dialaminya di media sosial.
"Untuk post video ini pun perlu pemikiran panjang dan keberanian yang besar."
"And to be honest selama ini berat banget untuk menjalani karir di social media dengan topeng palsu ini dimana aku harus pura-pura baik-baik aja sedangkan most of the time sebelum aku mengambil foto atau video, aku harus mengahadapi kekerasan dalam rumah tangga."