Berita Nasional

Azis Syamsuddin: Saya Berkomitmen untuk Tidak Masuk ke Dunia Politik

Dalam perkara ini, Jaksa menyatakan Azis terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Editor: Rhendi Umar
Kolase Tribun Manado/Tribunnews
Azis Syamsuddin Menangis dalam Sidang, Sampai Peluk Saksi Yanti Sumiyati: Ibu Adalah Titipan Allah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah ungkapan disampaikan Azis Syamsuddin saat hadir di sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (31/1/2022).

Hal ini ia sampaikan dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, dengan agenda pembacaan pleidoi atau nota pembelaan dari Azis Syamsuddin selaku terdakwa.

Dalam pleidoinya, Azis mengatakan jika dirinya dijatuhi vonis bebas, ia berkomitmen untuk tidak lagi masuk dunia politik tanah air.

"Saya juga telah berdiskusi kepada keluarga saya bapak hakim yang mulia, seandainya pada saat nanti jatuh vonis, atau dilakukan suatu keputusan saya bebas, saya berkomitmen untuk tidak masuk ke dunia politik," kata Azis. 

Mantan politikus Partai Golkar ini berjanji akan memperbaiki diri, dengan memilih menjadi tenaga pendidik seperti dosen, ataupun advokat. 

Tujuannya supaya dirinya bisa lebih bermanfaat dan berkontribusi bagi kegiatan sosial.

Pilihan menjadi dosen, ungkap Azis, lantaran dirinya pernah menjadi tenaga pengajar tersebut selama 8 tahun dan advokat selama 17 tahun.

"Saya ingin tetap memperjuangkan hak-hak orang lain, saya meyakini hal ini dapat saya jalani dengan berbagai cara, termasuk kembali menjadi advokat, tenaga pengajar sebagai dosen, sehingga berkontribusi bagi kegiatan sosial," ucap dia.  

"Saya ingin terus berkarya bagi masyarakat sekalipun bukan sebagai anggota legislatif," pungkasnya.

Azis Didakwa Terbukti Lakukan Suap dan Dituntut 4 Tahun Penjara

Dalam perkara ini, Jaksa menyatakan Azis terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Dia terbukti menyuap mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju dan pengacara bernama Maskur Husain dengan total Rp3,6 miliar.

Selain pidana penjara 4 tahun 2 bulan, jaksa juga menuntut Azis dengan hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama 5 tahun, terhitung sejak Azis selesai menjalani pidana penjara.

Sebelumnya Azis Syamsuddin didakwa telah menyuap mantan Penyidik KPK asal Polri Stepanus Robin Pattuju sebesar Rp3.099.887.000 dan 36.000 dolar AS atau setara Rp519.706.800. 

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved